Keindahan Yang Tersembunyi Di Kawasan Hutan Lindung Gunung Lumut Kabupaten Paser, Kaltim

KBRN, Samarinda: Kawasan Hutan Lindung Gunung Lumut yang terletak di Kabupaten Pasir, Kalimantan Timur. Memiliki luas sekitar 42.000 hektar dan puncak tertingginya sekitar 1.210 meter di atas permukaan laut (dpl). Kawasan gunung tersebut merupakan penyangga kehidupan 12 kampung dikawasan hutan lindung. Salah satunya adalah Kampung Muluy, Desa Swan Slotung Kabupaten Paser. dimana berdiam Suku Muluy, yakni salah satu dari 14 suku dayak Paser.

Pada ketinggian 70 meter menjelang puncak gunung itulah terlihat hamparan lumut yang menutupi kawasan sekitarnya. Bentuknya sangat beragam, ada lumut daun (Muski) yang bentuknya sporotil di atas, ada juga lumut hati (Hepaticeae) yang bentuknya seperti hati. Bahkan ada juga lumut Usnea yang menggantung seperti janggut, tetapi agak kasar seperti sabut kelapa.

"Pada masyarakat lain, lumut ini digunakan untuk menghambat proses pengasaman pada gula nira. Ada pula yang menggunakan lumut ini sebagai bahan pembuatan jamu, " kata Dr Harry Wiriadinata, peneliti dari Pusat Penelitian Biologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia yang meneliti bersama Tropenbos International Indonesia di Gunung Lumut.

Tidak gampang menaklukan Gunung Lumut. Kendala terbesar terutama tebing yang sangat curam dan jalan setapak yang sangat sempit dan terjal. Beratnya medan saat mendaki Gunung Lumut akan terobati dengan beragamnya suara-suara binatang hutan. Selain beruk (Macaca nemestrina), juga terdengar lengkingan owa-owa (Hylobates muelleri) dan lutung merah (Presbytis rubicunu).

Dr Chandradewana Boer, ahli burung (ornitologi) dari Universitas Mulawarman, Samarinda, mengidentifikasi sedikitnya ada 160 jenis burung di kawasan gunung itu. Jenis yang dominan ialah burung berparuh besar yang langka dan dilindungi, enggang atau rangkong (bucerotidae).

Bukan cuma burung yang banyak terdapat di kawasan hutan lindung penuh bebatuan ini. Gunung Lumut juga kaya berbagai jenis jamur. Dr Djumali Mardji, ahli jamur (mikologi) dari Universitas Mulawarman, Samarinda, yang melakukan penelitian di kawasan Gunung Lumut, menemukan sedikitnya 120 jenis jamur. Dari jumlah itu, 40 jenis di antaranya ditemukan pada ketinggian 600-1.210 meter di atas permukaan laut.

Melihat beragamnya flora dan fauna di kawasan Hutan Lindung Gunung Lumut, maka sudah semestinya kawasan hutan lindung ini diselamatkan. Sampai saat ini, kawasan hutan lindung seluas 42.000 hektar ini, masih lestari dan terpelihara baik, terutama di atas ketinggian 600 dpl.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00