Perhimpunan Tionghoa Balikpapan Pertanyakan Penertiban Administrasi Untuk Masalah Legalitas

KBRN, BALIKPAPAN - Perhimpunan Tionghoa Balikpapan Yayasan Budi Luhur Balikpapan akan terus berpartisipasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan dalam berbagai kegiatan.

Di Balikpapan, penghimpunan Tionghoa terdapat empat perkumpulan, antaranya Perkumpulan Pintu Emas, Guangzhou, Harapan Insani dan Hainan. Serta memiliki empat bidang utama yaitu bidang umum, keuangan, sosial dan seni budaya, pemuda dan olahraga.

"Hanya saja kami masih mempertanyakan perihal penertiban administrasi untuk masalah legalitas yang berhubungan dengan akte notaris dan lainnya," ucap Ketua Perhimpunan Tionghoa Balikpapan Yayasan Budi Luhur Balikpapan Irawan Adhie Chandra, Minggu (7/8/2022).

Selain itu, pihaknya akan melakukan SOP untuk Perhimpunan Tionghoa Balikpapan mengenai tata kelola secara internal dalam segi keuangan dan administrasi agar lebih tertib dan rapi.

"Kami juga mohon dukungan walikota, pada saat ini kita sedang mengurus IMTN untuk lahan pemakaman di Kilometer 15 dan 16," jelasnya.

Wali Kota Balikpapan Rahmad Masud berharap Perhimpunan Tionghoa Balikpapan dapat semakin mempererat sinergi dengan Pemerintah Kota Balikpapan maupun seluruh masyarakat lainnya. Selain itu, dapat terus berkontribusi demi kemajuan pembangunan kota Balikpapan.

"Mari kita bersama-sama membangun Kota Balikpapan dan kita harus berkomitmen untuk terus menjaga kondusifitas Kota Balikpapan," tambahnya.

Ia berharap para pengusaha dapat berinvestasi di Balikpapan. Bahkan, ia menjamin investasi akan aman sepanjang para pengusaha tidak melanggar regulasi.

"Ini komitmen saya untuk membangun Balikpapan dan akan mengawal para pengusaha di Balikpapan untuk menjadi pelaku usaha yang terlibat langsung pada pembangunan IKN. Kita tingkatkan perekonomian perdagangan," ungkapnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar