Yuk, Belajar Pesan Moral memancing dengan Anggota Satgas TMMD Kubar

KBRN, Sendawar: Kita semua tahu, memancing bukan hal yang mudah. Sering kali telah menunggu lama, tapi hanya seekor ikan yang didapat. Atau bahkan tidak satu pun ikan terpancing dengan umpan kita.

Memanfaatkan waktu luang di tengah kesibukan mengerjakan kegiatan fisik dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Wiltas ke-113 di Kampung Kelian Kecamatan Damai Kabupaten Kutai Barat (Kubar). Sejumlah anggota satgas TMMD terlihat memancing ikan di Sungai Kelian, Kamis (26/5/2022).

Salah satunya adalah Peraka Achmad Rahmati yang dengan sabar menunngu umpan pancingnya di makan ikan dari atas perahu ketinting warga saat sungai keliam sedang pasang.

"Munpung sungai kelian lagi pasang, dan kebetulan ada waktu lowong ya coba aja mancing mas, sekalian melatih kesabaran juga,"kata Peraka Achmad kepada RRI Sendawar sambil tersenyum.

Peraka Achmad  kemudian menjelaskan selain melatih kesabaran, memancing juga mengajarkan pesan moral kepada setiap orang.

"Pertama, untuk mebcapai apa yang kita inginkan pasti ada prosesnya dan itu perlu kesabaran. Kemudian kadang apa yang kita dapatkan tidak sesuai dengan ekspektasi kita. Sama halnya dengan kita memancing, kadang ekspektasi kita medapatkan ikan besar, namun bisa saja ikan yang kita dapatkan kecil atau bahkan tidak dapat sama sekali,"jelasnya

Tidak hanya itu, rezeki setiap manusia itu sudah diatur, biarkan saja ada orang lain yang mengais rezeki melalui cara yang sama dengan kita.

"Pernah kan mas menemui orang beramai-ramai sedang memancing dalam suatu tempat? Nah Itulah salah satu hal yang dapat kita pelajari dari memancing. Dari situ kita bisa banyak belajar, bagaimana cara kita menempatkan diri dalam sebuah persaingan. Biarkan saja bila ada orang lain yang ingin mencari rezeki dalam lingkungan atau cara yang sama dengan kita,"tambahnya

Berikutnya ini, yang menurut Peraka Achmad sangat penting terkait pesan moral dari kegiatan memancing. Dimana mendapakan sesuatu dari jerih payah kita tentu sangat memuaskan.

"Coba pikirkan lagi, apa sih yang dikejar orang hobi mancing ikan kalau bukan kepuasan itu sendiri? Bukan semata-mata karena ikan. Kalau pun mau, banyak cara untuk dapatkan ikan selain memancing. Dengan membeli misalnya, atau menangkapnya dengan jaring. Mudah bukan?,"ungkapnya 

"Akan tetapi Mendapatkan sesuatu yang didapatkan dengan hasil keringat kita sendiri itu akan menciptakan kepuasan tersendiri dari pada menerima pemberian orang lain,"terangnya

Terakhir, tambah Praka Achmad yakni bahagia itu mudah, tidak perlu repot mencarinya asal pandai bersyukur.

"Kebahagiaan itu kita sendiri yang merasakan. Kita sendiri yang tahu bagaimana cara ciptakan kebahagiaan. Nah bagi sebagian orang, kebahagiaan bisa ditemukan dengan hanya memancing. Sesederhana itu kan?. Berbanding terbalik, di luar sana banyak orang yang mencari kebahagiaan dengan cara berfoya-foya atau menghabiskan banyak materi untuk sekadar mengikuti tren. Betul gak mas,"tuturnya

Intinya, menurut anggota Satgas TMMD BKO dari Batalyon Infantri (Yonif) 116/AWL tersebut adalah, jadilah diri sendiri. Tidak perlu susah payah mencari kebahagiaan menurut definisi orang lain. Tidak perlu menjadi orang lain untuk berbahagia. Bersyukurlah atas kehidupanmu, maka niscaya kebahagiaan akan selalu menyertai.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar