DAS Telake Kabupaten Paser Kembali Banjir, Puluhan Hektar Sawah Terendam

KBRN, Samarinda: Banjir kembali melanda kawasan Daerah Aliran Sungai Telake, tepatnya Desa Mendik hingga Hilir Sungai Telake, Desa Sebakung Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Akibatnya puluhan hektar persawahan di Desa Mendik yang baru saja ditanam bulan lalu terendam setinggi 50 cm. 

Dilansir dari kabartaka.com, banjir tersebut dipengaruhi curah hujan yang tinggi yang mengguyur wilayah kecamatan Long Kali dari kawasan hulu atau disekitaran Desa Muara Toyu dan Pinang Djatus.

Kepala Desa Mendik, Zainul Azwat mengatakan, dampak banjir kali ini telah merendam hamparan  sawah kelompok Tani Krida Taka seluas 30Ha dan Poktan Harapan Jaya 30Ha. Ia berharap instansi atau dinas terkait dapat membantu petani untuk mengurangi kerugian  akibat  terendamnya hamparan sawah ini.

“Kawasan ini juga merupakan kawasan luapan air sungai Telake, sehingga diharapkan adanya upaya pencegahan  dari pihak pengelola kawasan DAS Telake untuk segera mengevalusi daerah Hulu Sungai Telake yang telah mengalami degradasi hutan secara signifikan” ujar kepala desa lulusan Kehutanan ini.

Suwandi, Ketua Persatuan Penggilingan dan Petani Padi Indonesia (PERPADI) meminta Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura segera mengagendakan tinjauan lapangan dan mengidentifikasi kerugian- kerugian yang ada.

Banjir kali ini memang membuat para petani sangat khawatir tanamannya mati. Dipastikan lebih dari separuh tanaman rusak bahkan harus diganti dengan tanaman baru. Jika tidak diganti dengan benih baru, Suwandi memastikan petani desa Mendik bakal gagal panen pada masa tanam ini. 

“Besar harapan kami Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura bisa membantu para petani dengan bantuan saprodi dan bantuan benih kembali,”  kata Wandi.

Suwandi mengaku sudah menghubungi dinas melalui Yusuf, Kepala Bidang Tanaman Pangan dan memberikan situasi terkini mengenai dampak banjir Longkali melalui WA.  Dinas berjanji akan melakukan tinjauan langsung dan akan memberikan bantuan benih setelah melihat  stok benih yang tersedia.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar