Asam Jawa Untuk Makanan Dan Minuman

KBRN, Samarinda : Asam jawa merupakan salah satu pemberi rasa asam pada makanan. Asam jawa bisa digunakan untuk berbagai olahan minuman dan makanan. Rasa dan aroma asam jawa bisa memberi keunikan tersendiri pada olahan masakan yang dibuat.

Tanaman asam jawa ditemukan beradab-adab lalu di kawasan Madagaskar Afrika. Walau demikian, bangsa Indianlah yang pertama kali menggunakan asam jawa sebagai tanaman produktif.

Saat ini, sangat mudah menemukan asam jawa . Dilansir dari kompas.com, Tanaman ini umumnya dapat berbuah setelah berusia 8-12 tahun.  Bentuk buah asam jawa mirip seperti polong. Namun melengkuk dan memiliki panjang sekitar lima sampai 15 sentimeter. Selain itu, bobotnya pun tidak terlalu berat, hanya sekitar 15-20 gram.  Dalam buah tersebut terdapat biji yang dilapisi dengan daging berwarna coklat kehitaman dan lengket. Bagian inilah yang kerap digunakan untuk memberi rasa asam pada masakan. Saat masih muda, daging tersebut berwarna putih kehijauan. Lalu, setelah matang, warnanya menjadi coklat tua.

Untuk mendapatkan daging berwarna coklat kehitaman, kamu dapat memanen buah asam jawa setelah berusia sembilan bulan sejak bunga mekar. Ciri-ciri buah asam siap panen yakni yang kulitnya berwarna coklat kusam. Selain itu, permukaan polongnya pun retak dan terdengar bunyi saat diguncang.  Atau, kamu bisa menggunakan buah asam matang yang jatuh dari pohonnya.

Masyarakat Indonesia kerap menggunakan asam jawa untuk memasak. Selain sayur asem, buah ini juga digunakan untuk membumbui gado-gado, tom yam, dan juga kare asam. Penggunaan asam jawa pun bisa membuat hidangan lebih gurih, khususnya pada makanan bertekstur renyah. Kamu pun bisa menggunakan asam jawa untuk mengurangi bau amis pada bahan masakan, seperti ikan.  

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar