Tanah Liat Jadi Cemilan?

Sumber Foto : IDN Times

KBRN, Samarinda : Nyemil sudah menjadi kebiasaan sebagian orang Indonesia. Berbagai macam menu camilan juga tersedia di kedai-kedai makanan. Mulai dari yang rasanya manis, asin, pedas, gurih tergantung selera. Tapi tahukah anda ada cemilan yang terbuat dari tanah liat?

Ternyata, selain menjadi bahan baku pembuatan batu bata dan kerjainan tangan, tanah liat juga bisa dijadikan sebagai camilan. Camilan yang biasanya menjadi teman saat santai ini sudah dinikmati secara turun temurun oleh masyarakat daerah Jawa, khususnya daerah Tuban, namanya Ampo.

Sumber Foto : IDN Times
Sumber Foto : IDN Times

Melansir dari situs Good News From Indonesia, Ampo adalah tanah liat panggang yang bentuknya mirip dengan wafer stik cokelat, bahkan sangat digemari oleh wanita hamil. Kudapan yang murni terbuat dari tanah liat tanpa campuran ini dipercaya dapat menguatkan sistem pencernaan, bahkan mengobati beberapa macam penyakit, serta membuat perut terasa lebih dingin.

Bahan baku Ampo harus berasal dari tanah liat murni yang terbebas dari kontaminasi kotoran, batu, dan pasir. Proses pembuatannya pun tidak rumit, juga tidak memerlukan resep khusus. Adonan tanah liat yang sudah dibersihkan kemudian dibentuk dadu sebesar kotak sepatu. Agar menjadi kalis dan tidak lengket, perlu ditambahkan air sedikit demi sedikit, sambil sesekali dipukul-pukul menggunakan alat berbentuk palu yang terbuat dari kayu.

Setelah adonan kotak siap, proses selanjutnya dalah mengikis atau menyerut tanah liat tersebut menggunakan bilah pisau bambu, hingga berbentuk seperti wafer stik kurang lebih sepanjang 6 sentimeter. Kemudian dipanggang di atas tungku dan kayu bakar selama kurang lebih satu jam.

Sebuah studi menyebutkan, jika tanah liat atau lempung yang steril memiliki efek melindungi pencernaan dari virus dan bakteri. Tanah liat ini bahkan juga dapat mengikat hal yang berbahaya, seperti mikroba, patogen, dan virus.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar