Terinspirasi Perpusda Kaltim, Bontang Siap Hadirkan Ruang Baca Khusus Pemustaka Difabel dan Lansia

Salam Literasi : Kadis PDK Provinsi Kaltim dan Bontang Siap Jalin Kemitraan Tingkatkan Minat Baca Masyarakat.jpg

KBRN, Samarinda : Nostalgia. Menjadi kata yang menggambarkan pertemuan antara Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPKD) Provinsi Kalimantan Timur M Syafranuddin bersama Kepala Dinas PDK Kota Bontang, Retno Febriaryani yang secara khusus bertandang ke Gedung Perpusda Kaltim di Jalan Juanda Samarinda.

Pernah bertugas sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kota Bontang, Ivan sapaan akrab M Syafranuddin mengakui cukup banyak kenangan dan pengalaman yang menjadi pelajaran hidup baginya ketika mendapat amanah menjadi pejabat  Pemerintahan ditingkat Provinsi.

“Saya orang baru di Dinas PDK Kaltim ini, tentu banyak hal yang belum saya ketahui namun dengan dukungan kawan – kawan dan teman-teman di Kabupaten dan Kota, Insya Allah tujuan instansi ini akan tercapai,” kata Syafranuddin.

Mantan Karo ADPIM Sekda Provinsi Kaltim itu mengaku bersyukur mendapat tugas baru sebagai Kadis PDK Kaltim dan mendapat penugasan yang amat mulia yakni untuk mencerdaskan masyarakat. 

"Sesuai visi-misi Gubernur dan Wakil Gubernur, salah satunya bagaimana meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah," tambahnya.

Dalam diskusi yang berlangsung selama hampir satu jam tersebut, Ivan turut menyampaikan terobosan yang mulai Ia realisasikan secara bertahan salah satunya menghadirkan ruang baca khusus pemustaka difabel dan masyarakat lanjut usia atau lansia.

"Awalnya memang diakui belum maksimal namun akan terus ditingkatkan sesuai perkembangan,” bebernya.

Program ini rupanya menarik perhatian  Retno selaku Kepala Dinas PDK Bontang. Ia mengaku terinspirasi dengan terobosan Perpusda Kaltim di bawah nahkoda baru.

"Beliau bahkan belum satu bulan dilantik tetapi inovasi yang sudah diwujudkan luar biasa. Program Pak Ivan sangat menarik dan perlu diadaptasi terutama ruang baca khusus lansia dan penyandang disabilitas ini," ungkap Retno.

Penyediaan ruang baca bagi pemustaka kategori khusus lanjut Retno sudah menjadi amanat dalam Undang-undang Penyandang Disibilitas maupun Undang-undang tentang Perpustakaan. Ia berkomitmen, sekembalinya Ia dan rombongan ke Bontang dirinya bakal segera mempersiapkan keperluan teknis untuk menghadirkan wadah yang nyaman dan representatif bagi semua kalangan pemustaka di Kota Taman.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar