Kawin Antarsuku Jadi Penyebab Bahasa Daerah Hampir Punah

KBRN, Samarinda : Indonesia tercatat sebagai salah satu negara yang memiliki bahasa daerah terbesar di dunia. Setidaknya ada 617 dan 13 bahasa daerah dituturkan lebih dari satu juta orang setiap harinya.

Meski begitu, bahasa daerah kian mengkhawatirkan kondisinya. Saat ini, badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Budaya mencatat 15 bahasa daerah sudah punah dan 139 lainnya terancam.

Kepala Kantor Bahasa Provinsi Kalimantan Timur Halimi Hadibrata mengatakan dari 16 bahasa daerah di Kaltim, terdapat 3 bahasa yang terancam punah dan perlu dilakukan revitalisasi atau menghidupkan kembali.

“Jadi yang menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi bahasa daerah hampir punah, yakni kawin campur antarsuku,”kata Hadibrata.

Adapun beberapa faktor lain mendukung punahnya bahasa daerah yakni adanya peperangan, bencana alam besar, kawin, sikap bahasa penutur, dan letak geografis. Untuk geografis, seperti orang Kutai yang menetap di daerah pulau Jawa.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar