Curi Start, Pemudik Mulai Padati Bandara APT Pranoto Samarinda

Yeni dan Keluarga Antusias Pergi Mudik Lebih Awal

KBRN, Samarinda : Tidak lagi khawatir dengan adanya syarat penerbangan tes Swab/PCR berdampak terhadap peningkatan jumlah penumpang pesawat usia anak di Bandara APT Pranoto Samarinda.

Pekan ini, Bandara APT Pranoto Samarinda terpantau mulai ramai dengan aktivitas masyarakat pemudik yang bukan saja didominasi penumpang dewasa melainkan juga anak-anak.

Para pemudik memilih berangkat ke kampung halaman lebih awal dari agenda cuti bersama yang baru dimulai 29 April Jum'at pekan depan.

Selain menghindari penumpukan jumlah penumpang, berangkat lebih awal menjadi pilihan bagi Yeni dan keluarga  karena dirinya khawatir mendekati puncak arus mudik, terjadi hal diluar rencana seperti tiket yang telah habis terjual atau perubahan syarat pelaku perjalanan mudik secara tiba-tiba oleh Pemerintah.

"Enak pas sepi begini sih daripada nanti desak-desakan sama banyak orang. Kasihan anak-anak juga," ujar Yeni beralasan.

Kepada RRI Yeni sembari menuju loket check in keberangkatan mengakui  tahun ini dirinya dan suami sangat bersyukur karena bisa mudik dan berlebaran bersama keluarga besar di Jakarta.

Lebih gembira lagi karena Pemerintah tidak lagi mewajibkan swab PCR bagi penumpang anak dibawah usia 6 tahun sehingga lebaran ini dirinya bisa membawa serta ketiga buah hatinya untuk naik pesawat terbang.

"Ngga bisa mudik dua tahun karena si kakak takut dimasukkin hidungnya. Terus karena kita bilangin kan ngga dicolok kak, asal disuntik (vaksin) akhirnya dianya mau," ungkap Ibu 3 anak itu, Sabtu (23/04/2022).

Tahun ini, Pemerintah mengizinkan masyarakat untuk kembali menjalani tradisi mudik lebaran , setelah dua tahun membatasi mobilitas masyarakat  akibat pandemi C19.

Bagi pemudik yang telah mendapat vaksinasi dosis ketiga atau booster  maka bebas melakukan perjalanan dengan moda transportasi tanpa harus melampirkan hasil negatif tes Swab Antigen dan PCR.

Kebijakan ini berdampak langsung terhadap animo warga untuk bepergian ke daerah asal.

Kepala Unit Pengelola Bandar Udara Kelas I APT Pranoto Samarinda Agung Pracayanto mengatakan pekan ini  lonjakan penumpang mulai terasa dibanding pekan sebelumnya yang mencapai 1.500 orang per hari kini bertambah menjadi 1.800 orang.

Jumlah ini diprediksi akan lebih tinggi pada puncak arus mudik yang akan berlangsung Senin, 25 April Besok Lusa.

"Kita melihat tren masyarakat ini kepengennya berangkat lebih cepat.  Kita perkirakan Senin ini puncak arus mudik, kira-kira 2.200 penumpang yang terbang dari sini," sebut Agung.

Tolak ukurnya kata Agung, melihat animo pemudik yang sejak jauh hari melakukan pembelian tiket secara daring melalui website.

"Sekarang maskapai sudah full booked semua untuk tiket penjualan secara online, untuk satu pekan ke depan," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar