Gadis Cantik Asal Samarinda Ini Mengharumkan Nama Daerah Lewat Seni Tari Hingga Mancanegara

KBRN, Samarinda : Di era digitalisasi seperti saat ini, rasanya sudah sangat jarang sekali kita menemukan generasi muda yang tetap melestarikan kebudayaan lokal, misalnya tarian tradisional.

Namun hal tersebut tidak berlaku pada gadis satu ini. Dia adalah Thesia Saskia Putri atau yang akrab dengan  nama Chici Saskiara, seorang gadis cantik kelahiran 22 tahun silam. Sejak kecil, ia sudah suka dengan seni tari. Seiring berjalannya waktu Chici pun mulai mendalami hobby menari nya ini.

Diakui oleh Chici anak ketiga dari empat bersaudara  putri dari pasangan ayahanda Usman Rizal dan ibunda Sumiati Baba ini, mengakui bahwa  kesulitan yang ia hadapi adalah ketika mempelajari dan memahami teknik yang paten dalam tari, karena menurutnya “setiap tari itu punya cerita dan makna yang berbeda”.

"Kita sebagai generasi milenial harus lebih pintar lagi dalam memanfaatkan teknologi, Setelah adanya kesadaran itu lah alasan saya, untuk semestinya berusaha dengan menjaga dan melestarikan kebudayaan Indonesia yang sangat beragam. Menampilkan seperti apa kebudayaan kita dengan menarikan tari tarian tradisional Memperkenalkan kepada dunia tentang asyik nya mempelajari kebudayaan kita, dan juga memperkenalkan melalui jejaring sosial media. kalo bukan generasi kita sendiri yang melestarikan lalu siapa lagi ?", ungkap gadis 22 tahun ini .

Bakatnya pun semakin terasah setelah ia mengikuti berbagai ajang kejuaran dan festival seni tari baik itu mewakili Kota Samarinda ataupun Provinsi Kalimantan Timur.

Berbagai Prestasi pun pernah diraih oleh Chici untuk mengharumkan nama Kota Samarinda juga Provinsi Kalimantan Timur, antara lain :

  1. Empat kali berturut turut yaitu pada 2011, 2012, 2013 2014 meraih Juara 1 Lomba Musik Tradisional Kreasi pada Festival Kemilau Seni Budaya Benua Etam, Samarinda.
  2. Pada tahun 2013 meraih Juara 1 Lomba Parade / Defile kategori etnis pada Festival Kemilau Seni Budaya Benua Etam, Samarinda.
  3. Tahun berikutnya tepatnya pada tahun 2014 meraih Juara 1 dan Penata Tari Terbaik, Penata Busana Terbaik pada Festival Kemilau Seni Budaya Benua Etam, Samarinda.
  4. Pada tahun 2015 sebagai Penyaji Terbaik II, Penata Tari Terbaik, Penata Busana Terbaik di Lomba Tari Kreasi Daerah (kategori pesisir) pada Festival Borneo, Samarinda.
  5. Ditahun yang sama yaitu tahun 2015 menjadi Penyaji Terbaik, Penata Musik Terbaik, dan Pencipta Lagu Terbaik di Parade Lagu Daerah "Gita Permata Nusantara", TMII, Jakarta.
  6. Pada tahun 2016 meraih Juara II di Festival Kemilau Seni Budaya Benua Etam, Samarinda.
  7. Kembali pada tahun 2016 meraih Juara 2 di Festival Borneo, Pontianak.
  8. Pada tahun  2018 meraih Juara 1 fertival kemilau
  9. Dan pada tahun 2021 meraih Juara 1 festival kudungga

Tidak hanya itu saja, Chici juga pernah tampil di berbagai Kota seperti : Tenggarong, Balikpapan, Bontang, Bulungan, Sangatta, Berau, Banjarmasin, Jogjakarta, Jakarta bahkan ia pernah tampil di mancanegara di belahan Eropa seperti : Belgia, Belanda, dan Prancis. Di negara Asia seperti  Negara Vietnam dan Singapura.

" Generasi muda harapan masa depan bangsa, oleh karena itu di pundak generasi muda lah nasib Suatu bangsa apabila generasi mudanya memiliki kualitas yang unggul dan semangat kuat untuk memajukan budaya daerah bangsa itu akan besar. Ayo semangat terus dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya kita," terang Chici kepada RRI

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00