Demokrat Harus ada Dalam Pertempuran Pilkada Kubar-Mahulu

KBRN, Sendawar: Ketua DPD Partai Demokrat Kalimantan Timur (Kaltim), Syaharie Jaang melakukan kunjungan ke Kabupaten Kutai Barat (Kubar) dan Mahakam Ulu (Mahulu) dalam agenda Politik, Pilkada Serentak 2020.

Pantauan RRI di Lapangan, Walikota Samarinda itu langsung melakukan pertemuan bersama pengurus DPC Partai Demokrat Kubar, setibanya di Ibu Kota Kabupaten, Kecamatan Barong Tongkok, Kamis (1/10/2020) malam.

“Kunjungan ini saya lakukan untuk mendengar dan melihat langsung kerja politik, pertanggungjawaban dikeluarkannya rekomendasi dukungan Pasangan Calon di Kubar dan Mahulu. Nah, saya selaku Ketua DPD juga sudah mengeluarkan surat, suapaya seluruh pengurus DPC, anggota DPR, hingga keluaraga partai Demokrat harus mendukung dan mengamankan pasangan calon yang telah direkomendasi oleh partai,”Katanya.

Sehingga demikian, lanjut Jaang, target kunjungannya adalah untuk memastikan seluruh unsur partai, ikut serta dan benar-benar bekerja bersama Partai Politik (Parpol) pengususng lainnya dalam memenangkan calon yang diusung di dua wilayah tersebut.

“Dengan saya melihat kondisi langsung dilapangan, tentu kita akan tahu bagaimana evaluasi langkah kedepan. Artinya, Demokrat berada di pihak yang menang dan ada di tengah-tengah pertempuran. Jangan sampai kita berada dipihak yang menang tapi tidak ada di medan pertempuran, itu artinya kita tidak bertanggungjawab,”lanjutnya

Bahkan, Jaang menegaskan, jika ada kader yang membelot dari perintah Partai, maka siap-siap menerima konsekuensinya.“Sudah jelas akan kita evaluasi, artinya dia tidak sejalan dengan printah partai dan ketua umum. Bisa di Penalti dan itu sangat berat,”tegasnya

Namun demikian, mengingat pelaksanaan Kampanye dalam Pilkada Serentak tahun ini berlangsung ditengah Pandemi Covid-19, Walikota Samarinda 2 Periode itu, menekankan kepada pengurus DPC baik di Kubar maupun Mahulu agar mentaati aturan protokol kesehatan yang sudah ditentukan.

“Saya tidak mau orang demokrat yang melanggar. Artinya, Demokrat bekerja tidak harus mengumpulkan masa, dan Demokrat bekerja tidak harus dilihat orang. Dia kerjanya jalan, datangi satu keluarga ke keluarga lain dan seterusnya. Jadi tidak harus mengumpulkan 50 atau 100 orang, tapi harus jalan,”imbuhnya.

Dengan demikian, Jaang optimis, Calon Kepala dan Wakil Kepala Daerah yang diusung dalam Pilkada Kubar dan Mahulu bisa menang melalui perjuangan yang serius tanpa takabur.

Untuk diketahui, Calon Bupati dan Wakil Bupati yang diusung Partai Demokrat di Kabupaten Kutai Barat yakni pasangan nomor urut 2, FX Yapan – Edyanto Arkan (YAKAN), demikian juga di Mahakam Ulu yakni, pasangan nomor urut 2, Bonifasius Belawan Geh – Yohanes Avun (BONI-AVUN).

Setelah melakukan pertemuan dengan pengurus DPC Partai Demokrat Kubar, Syaharie Jaang melanjutkan perjalanan ke wilayah perbatasan Indonesia – Malaysia, melakukan agenda yang sama dengan DPC Partai Demokrat Kabupaten Mahakam Ulu, Jumat (2/10/2020).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00