Pilkada Kubar, Tidak Ada Waktu Saling Menyalahkan Apalagi IKN Sudah di Depan Mata

KBRN, Sendawar: Kabupaten Kutai Barat (Kubar) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) merupakan salah satu Daerah di Indonesia yang melaksanakan agenda politik Pesta Demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak tahun 2020 ini.

Sejumlah nama kontestan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati baik yang maju dari Partai Politik maupun jalur Independen (Perseorangan) sudah mencuat diberitakan di berbagai Media termasuk melalui informasi yang tersebar di Media Sosial.

Hal ini sudah pasti mencuri perhatian masyarakat, khususnya di Media Sosial karena menjadi salah satu sarana yang efektif bagi para kontestan untuk berkampanye, beradu gagasan, hingga menjatuhkan lawan yang berseberangan melalui penyebaran Berita atau Informasi Bohong (Hoax).

Menyikapi hal itu, Bupati Kutai Barat FX. Yapan kepada RRI Sendawar, Selasa (11/2/2020), mengatakan bahwa masyarakat sudah pintar, memahami Berita yang benar dan tidak benar. Namun demikian, Ia tetap menghimbau agar setiap informasi yang diterima terlebih dahulu di Saring sebelum di Sharing guna memastikan berita atau informasi yang kredibel.

“Masyarakat paham yang layak, tidak layak, yang pantas dan tidak pantas. Berita-berita yang tidak masuk akal, saya anggap masyarakat paham, masyarakat bukan orang bodoh, tahu dia yang logis dan tidak logis. Jadi masyarakat jangan kita bodohin, harus kita bina dengan informasi yang baik, berikan pendidikan politik yang baik. Maka itu himbauan saya, masyarakat bisa menyaring, memahami informasi yang pantas dan tidak pantas, tidak menelan informasi itu mentah-mentah,”himbaunya

FX. Yapan menegaskan, saat ini tidak ada waktu untuk saling menyalahkan, saling sikut menyikut dan menjatuhkan. Bahakan sebagai sebagai Kepala Daerah juga Bakal Calon (Petahana) yang akan maju pada Pilkada Kubar 2020 ini, siap menerima kritikan serta masukan untuk bersinergi dan bergandeng tangan demi Pembangunan yang lebih baik. Apalagi pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) di Kaltim, sudah didepan mata.

Karena menurut Orang Nomor satu di Kubar ini, siapapun yang kelak terpilih pada perhelatan Pesta Demokrasi mendatang merupakan pemimpin bersama seluruh Masyarakat Kabupaten Kutai Barat. Bukan pemimpin bagi golongan tertentu.

“Kalau kita memang salah, kita siap perbaiki. Kita bukan nabi, kita bukan rasul, Pemerintah ini siap menerima itu. Makanya saya katakana, ayo kita rapatkan barisan, bahu membahu semua elemen, ayo. Apa pemikiran yang positif ayo kita sampaikan, ini sudah tidak ada lagi waktu kita saling menyalahkan, saling senggol menyenggol. Tapi bagaikama kita bergandeng tangan menghadapi IKN ini, itu aja pola berpikir saya saat ini,”tegasnya

Seperti diketahui, sejumlah nama yang sudah mencuat pada ajang perhelatan Pilkada Kubar yakni FX. Yapan dan Edianto Arkan. Kemudian, H. Ahmad Syaiful (Acong) dan Asrani, termasuk nama lainnya yang digadang-gadang menempuh jalur Perseorangan salah satunya Martinus Kenton dan Abdul Aziz.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00