Pemilihan Kepala Kampung di Kubar Cukup Panas

KBRN, Sendawar: Sebanyak 52 Kampung yang tersebar di 15 dari 16 Kecamatan di Kabupaten Kutai Barat (Kubar), saat ini tengah menjalani Pemilihan Petinggi/Kepala Kampung, gelombang ke-3,  periode masa jabatan 2021-2027.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Kubar, Faustinus Syaidirahman kepada RRI Sendawar, Sabtu (6/3/2021) mengatakan, Antusias peserta pada pemilihan kepala kampung tahun ini sangat tinggi dibandingkan tahun-tahaun sebelumnya.

Bahkan, tercatat sedikitnya ada 7 Kampung yang melebihi kuota pencalonan, sehingga memaksa panitia harus melakukan seleksi guna menentukan calon peserta yang berhak maju dalam pemilihan tersebut.

“Masyarakat yang mau jadi petinggi itu cukup banyak. Makanya yang mendaftar kemarin itu ada 194 orang dari 52 kampung, dan setelah seleksi sisa 168 orang yang bisa ikut. Jadi satu kampung itu maksimal 5 orang calon, kalau lebih kita seleksi. Nah kemarin itu ada 7 kampung yang calon pesertanya itu lebih, sehingga harus kita seleksi,”katanya

Faustinus mengaku, memang dalam pelaksanaan pemilihan Petinggi atau Kepala Kampung di Kutai Barat tahun ini, cukup panas dan masih didominasi oleh para clon-calon petahana periode 2015-2021.

“Yang jelas mereka akan bersaing dengan calon baru, dan mereka yang baru-baru ini saya lihat juga potensial, punya dukungan masa juga. Memang agak seru, cukup ramai, cukup panas dan memang penerah terjadi di satu akmpung ada gesekan antar calon, tapi sudah diatasi. Memang gesekan cukup hangat di masyarakat dan itulah dinamika pemilihan dan mereka sudah memahami itu,”ungkapnya

PNS yang juga menjabat sebagai Plt. Asisten I Setkab Kubar itu menerangkan, pemilihan Kepala Kampung di Kabupaten Kutai Barat saat ini tengah masuk tahapanan masa kampanye selama dua hari mulai tanggal 5-6 Maret 2021.

“Sampai hari ini, kita sudah memasuki tahapan kampanye. Jadi mereka, masing-masing calon melaksanakan kampanye di masing-masing wilayah pelaksanaan pemilihan petinggi dari 52 kampung di 15 kecamatan. Jadi tahapan kampanye ini sampai masa tenang tanggal 7 maret 2021. Dan tanggal 10 maret 2021, baru dilaksanakan pemilihan,”terangnya

Ditambahkan, mengingat saat ini masih dalam masa pandemi COVID-19, baik penyelenggara ditingkat kampung maupun calon tetap mengutamakan protokol kesehatan. Bahkan, para calon petinggi lebih disarankan untuk melaksanakan kampanye, menyampaikan visi dan misi mereka melalui media masa, seperti Baliho dan Spanduk.

Faustinus berharap, pelaksanaan pemilihan tersebut dapat berjalan sesuai ketentuan. Dengan tak hentinya menghimbau kepada para calon dan masyarakat agar bersama-sama mematuhi protokol kesehatan serta keamanan dan ketertiban di Wilayah masing-masing.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00