Ajak Teman Untuk Investasi Koperasi, IRT di Balikpapan Bawa Kabur Uang Korban Rp 300 Juta

KBRN, BALIKPAPAN  - Jajaran Polsek Balikpapan Barat mengamankan seorang Ibu Rumah Tangga berinisial SI (35) lantaran melakukan tindak penipuan dengan modus investasi koperasi. Pelaku berhasil menggelapkan uang korban hingga Rp 300 juta.

Informasi dari polisi, kejadian ini terjadi sejak bulan Ferbruai sampai dengan Mei 2022 lalu. Pelaku dan korban memang saling kenal, sehingga dengan mudah dibujuk rayu untuk membangun usaha koperasi.

Korban yang diketahui bernama Maria ini diiming-iming oleh pelaku keuntungan sebesar 50 persen. Korban pun menyetorkan uang sebesar Rp 300 juta kepada pelaku diserta bukti kwitansi.

"Korban ini saling kenal. Terus dibujuk rayu oleh tersangka untuk melakukan kerja sama membuat koperasi dengan janji keuntungan dibayar per hari, per minggu, per bulan dengan keuntungan 50 persen dari pada modal yang disetorkan. Karena merasa percaya dan tergoda," jelas Kasat Reskrim Polsertas Balikpapan Kompol Rengga Puspo Saputro didampingi Kapolsek Balikpapan Barat, Kompol Djoko Purwanto saat press rilis di Mapolresta Balikpapan pada Senin (27/6/2022).

Namun setelah ditunggu hingga beberapa bulan, keuntungan tersebut tak pernah dirasakan oleh korban. Hingga akhirnya ia pun melapor ke Polsek Balikpapan Barat atas tindak penipuan. 

"Setelah ditunggu-tunggu sampai dengan dilaporkannya kasus ini tanggal 21 Juni 2022, bahwa korban tidak pernah menerima dari tersangka keuntungan atau bagi hasil dari pada yang dijanjikan," ujarnya.

Atas dasar laporan tersebut, polisi langsung mengamankan pelaku di kediamannya di kawasan Jalan Letjend Suprapto RT 013 Kelurahan Baru Ulu, Balikpapan Barat. Saat ditanya petugas, pelaku mengakui semua perbuatannya dan kini mendekam di balik jeruji besi.

Rengga mengatakan pelaku menggunakan uang korban untuk kepentingan pribadi. Namun kasus ini masih dilakukan pendalaman, diduga ada korban lain yang ikut tertipu.

"Yang melapor ke kami baru satu. Sementara uangnya digunakan untuk keperluan pribadinya," tandasnya.

Dengan ini pelaku pun dijerat Pasal 378 KUHP Subsider Pasal 372 KUHP dengan ancaman pidana diatas 5 tahun penjara. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar