Polisi terus Kawal Kasus Kebakaran Di S Parman Samarinda

Musibah Kebakaran S Parman beberapa Waktu lalu ( Dok Relawan )

KBRN, Samarinda : Unit Patroli Beat Polresta Samarinda dan personel Polsek Sungai Pinang mengamankan lokasi kebakaran yang terjadi di areal pemukiman padat penduduk

Pihak Kepolisian dari Polsek Sungai Pinang langsung mengamankan di sekitar lokasi kebakaran di Jalan S.Parman Samarinda yang terjadi sekitar pukul 11.00 Wita Kamis (26/5) dan menghanguskan 14 unit rumah warga.

“Unit Patroli Beat Polresta Samarinda dan personel Polsek Sungai Pinang mengamankan lokasi kebakaran yang terjadi di areal pemukiman padat penduduk,” kata Kapolsek Sungai Pinang AKP Noor Dhianto.

Dhianto mengatakan, diperlukan kesigapan dari personel agar kinerja dari rekan-rekan pemadam dan relawan dapat maksimal tanpa hambatan dalam upaya pemadaman api. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kerugian dan dampak yang lebih besar dikarenakan api dapat menyebar ke bangunan yang lain jika upaya pemadaman oleh rekan damkar dan relawan terhambat.

Noor Dhianto menjelaskan, pihakny pun bakal berupaya mengawal kasus , penyebab api .

Akibat peristiwa kebakaran tersebut menghanguskan sebanyak 14 unit rumah warga yang kebanyakan terbuat dari bahan kayu.

Menurutnya berdasarkan pendataan sementara ,tiga rumah berada di RT 25 dan sisanya berada di RT 28 yang keseluruhan bangunan terdiri dari bahan kayu, beratapkan seng . Sedikitnya 19 KK kehilangan tempat tinggal.

“Kepada masyarakat agar sekiranya bisa mencegah terjadinya musibah kebakaran terutama yang diakibatkan hubungan arus pendek listrik (konsleting),” kata Noor Dhianto.

di Police line Penyelidikan Penyebab Kebakaran di S Parman ( Dok Polsek sungai Pinang)

“Sebaiknya warga  melakukan pengecekan secara berkala rangkaian listrik di rumah masing-masing dan pastikan perangkat listrik dimatikan (dicabut dari stop kontak/ saklar) sebelum berpergian atau bekerja," himbaunya.

Sementara menurut kesaksian salah seorang warga RT 28 berinisal RH (30), api diduga berasal dari salah satu rumah warga berinisial HA akibat konselting listrik.

Dhianto mengaku mendengar suara ledakan dari rumah HA yang disusul dengan kepulan asap dan kobaran api. Warga kemudian berusaha untuk membantu memadamkan api namun api terlanjur membesar dan melahap rumah warga yang berada di sekitar titik awal terjadinya kebakaran.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar