Polisis Amankan Penjual Kosmetik Ilegal di Samarinda

KBRN, Samarinda : Wanita berinisial DM (28) warga Perum. Bengkuring Kota Samarinda diamankan Satreskrim Polresta Samarinda atas kasus penjualan kosmetik  tanpa izin edar dan standar kesehatan.

Kasus ini terungkap setelah polisi menerima informasi dari masyarakat, perihal penjualan kosmetik tanpa izin dari BPOM. Polisi Samarinda menangkap DM, Jumat 20 Mei 2022 lalu di rumahnya.

Kapolresta Samarinda  Kombes Pol Ary Fadli saat Press Rilis di Kantornya mengatakan, pelaku diketahui menjalakan aksinya seorang diri dengan memproduksi sendiri kosmetik yang dijualnya melalui online. Bahkan, penjualannya sudah merambah hingga keluar kota bahkan ke luar pulau seperti Sulawesi.

Dalam menjalankan aksinya, tersangka melakuknnya seorang diri. diproduksi di rumahnya.

Hasil produksinya diperdagangkan melalui media sosial seperti instagram, facebook, dan WhatsApp.

"Selain itu juga dipasarkan melalui reseller yang ada di Tenggarong, Balikpapan, Sangasanga, Bontang, hingga Sulawesi" ungkap Kapolresta Selasa (24/5/2022).

Tersangka DM mengaku, aksinya dilakukan sejak November 2021. Per bulan keuntungannya bisa mencapai Rp 3 juta.

Harga jual hand body lotion racikannya berkisar Rp 120 ribu hingga Rp 200 ribu sesuai ukuran yang dijual, yakni 200 mili dan 500 mili.

Atas perbuatannya tersebut, tersangka DM diganjar Pasal 197 juncto Pasal 106 ayat 1 dan 2/ paragraph 11 Pasal 60 Undang-Undang Republik Indonesia/ Nomor 11 Tahun 2020 tentang cipta kerja/ dan Pasal 62 ayat 1 juncto Pasal 8 ayat 1 huruf A atau G dan J/Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar