Terbukti Palsukan Surat Hibah, 3 Adik Garim Divonis 4 Tahun Penjara, Kades Gunung Bayan 2,6 Tahun

Gedung sitana walet milik Gari (alm) di kampung Belusuh kecamatan Siluq Ngrai jadi salah satu aset yang diperebutkan tiga adik kandungnya. kini 3 saudara kandung Garim divonis bersalah melakukan pemalsuan surat.

KBRN, Sendawar : Perkara tindak pidana pemalsuan surat hibah aset milik Garim (alm), memasuki babak akhir.

Tiga terdakwa yang merupakan adik kandung mendiang Garim divonis 4 tahun penjara oleh hakim Pengadilan Negeri Kutai Barat, dalam sidang putusan, Kamis (11/8/2022).

Yakni Eliazer Chang, Kuang Ling dan Pelemiah.

Majelis hakim menyatakan ketiga terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “turut serta memakai surat palsu yang menimbulkan kerugian” sebagaimana dakwaan kedua Penuntut Umum.

“Menjatuhkan pidana kepada para terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara masing-masing selama 4 (empat) tahun,” ucap Majelis Hakim PN Kubar.

Majelis hakim juga Menetapkan masa penangkapan dan penahanan yang telah dijalani Para Terdakwa dikurangi seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan.

“Menetapkan para Terdakwa tetap berada dalam tahanan,”.

Baca Juga :

Kades Gunung Bayan dan 3 Tersangka Pemalsuan Surat Hibah Garim Jalani Persidangan di PN Kubar

Kades Gunung Bayan Juga Jadi Tersangka dalam Kasus Pemalsuan Surat Hibah Almarhum Garim

Selain tiga adik kandung mendiang Garim, PN Kubar juga memvonis mantan Kepala Desa Gunung Bayan kecamatan Muara Pahu Kabupaten Kutai Barat, Pilus, dengan hukuman 2 tahun 6 bulan penjara.

Pilus juga dianggap turut serta memakai surat palsu sehingga merugikan istri dan anak Garim. Yaitu Novita Sari dan Derahim.

Namun Vonis hakim yang dijatuhkan untuk Pilus lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntut 4 tahun bui.

Sedangkan Eliazer Chang, Kuang Ling dan Pelemiah divonis sama dengan tuntutan JPU. Yakni 4 tahun kurungan badan.

“Semua terdakwa kita tuntut 4 tahun penjara, termasuk Pilus petinggi kampung Gunung Bayan,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri Kubar, Bayu Pramesti kepada wartawan di kantor Kejari Kubar, (2/8/2022).

Baca Juga:

Astaga! Garim Dalam Ruang ICU Dipaksa Serahkan Aset, Adik: Kamu Ini Mati, Cepat Bikin Catatan Gedung-Gedung Kamu Dimana

Tandatangan Almarhum Garim Dalam Hibah Aset Non Identik, Pengacara : Penetapan Tersangka Sudah Tepat

Adapun dalam sidang putusan, PN Kubar menetapkan barang bukti milik almarhum Garim yang direbut para terdakwa denagn dalih adanya surat hibah palsu itu untuk dikembalikan kepada Novita Sari, selaku istri sah Garim.

Yakni rumah tinggal, belasan Gedung sarang walet, tiga bidang tanah, hingga 3 unit mobil Fortuner dan Hilux.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar