Jelang Pemilu 2024, Polri Dituntut Adil, Bijaksana Dan Tidak Berpihak

KBRN, Samarinda : Jelang tahun politik pada tahun 2024 mendatang, Kepolisian Nasional Republik Indonesia atau Polri dituntut untuk dapat semakin Profesioanl adil, bijaksana dan tidak berpihak terhadap salah satu partai politik atau caleg.

Anggota Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Timur Jahidin Jumat (1/7/2022) di Samarinda menjelaskan Polri harus betul-betul berdiri di atas segala golongan dan partai politik, Polri tidak boleh berpihak terhadap kepada salah satu kepentingan politik serta jangan memberi kesan Polri dapat diperdaya oleh salah satu Caleg baik di DPRD Kabupaten Kota, Provinsi , DPR atau DPR RI.

Jahidin menegaskan Polri harus bisa menjadi aparat penegak hukum yang menjunjung tinggi sila ke lima di dalam Pancasila yakni Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

“Ini menjelang tahun politik dan kalau tidak salah pada bulan juli sudah masuk pemilihan caleg, sebagai anggota polri betul-betul  berdiri sebagai penegak hukum yang tidak berpihak kepada salah satu kepentingan kepnetingan politik, bertindak sebagai penegak hukum yang adil dan bijaksana khususnya melaksankana tugas dilapangan, jangan member kesan polri dapat diperdaya oleh caleg tertentu baik DPDR Kabupaten Kota, DPRD Provinsi, DPR RI dan DPD RI jadi Polri betul-betul menjunjung tinggi nilai-nilai tugas kepolisian”, kata DR.H.Jahidin,SH.MH yang merupakan mantan purna tugas Kepolisian di kaltim ini.

Polri tidak saja dituntut profesional, tetapi juga terang Anggota Komisi I DPRD Provinsi kaltim ini dapat akuntabel kepada pemangku kepentingan antara lain dengan menggunakan kewenangannya secara bijak dan santun pada masyarakat yang dilayaninya serta mengedepankan penghormatan terhadap hak asasi manusia apalagi jelang pesta demokrasi pada tahun 2024 nanti.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar