Berkas Lengkap, Tersangka Kasus BPBD Kubar Segera Jalani Persidangan

Penyidik Kejaksaan Negeri Kubar menyerahkan Tersangka kasus dugaan korupsi BPBD Kubar, Jenton dan Adriani ke Penuntut Umum (Tahap II) 25/1/2022. Foto. Dok Kejari Kubar.

KBRN, Sendawar : Berkas perkara dugaan korupsi Dana Bagi Hasil Dana Reboisasi (DBHDR) pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kutai Barat dengan tersangka Jenton dan Adriani dinyatakan P-21 alias lengkap.

Kepala Kejaksaan Negeri Kubar Bayu Pramesti mengatakan, setelah lengkap tim penyidik Kejaksaan langsung menyerahkan tersangka dan barang bukti ke Penuntut Umum atau tahap dua.

"Pada Hari Selasa Tanggal 25 Januari 2022 Jaksa Penyidik telah menyerahkan Tanggung Jawab Tersangka dan Barang Bukti atas nama Tersangka Jenton S.Pd dan Adriani kepada Penuntut Umum (Tahap II) setelah sebelumnya pada hari Senin 24 Januari 2022 Berkas Perkara tersebut telah dinyatakan Lengkap (P-21)," jelas Bayu Pramesti dalam keterangan pers di Sendawar, Selasa (25/1/2022).

Dengan demikian, kedua tersangka akan segera menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor Kota Samarinda.

Baca Juga:

Kejari Kubar Sita Mobil dan Motor dari Dua Tersangka Tipikor BPBD

Jenton dan Adriani dinilai melanggar Pasal 2 ayat (I), Pasal 3 jo Pasal 18 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (I) ke-1 KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 20 (dua puluh) tahun.

Jenton yang merupakan mantan kepala BPBD Kubar serta Adriani pejabat BPBD diduga melakukan Tindak Pidana Korupsi dalam Kegiatan Pembuatan, Pemasangan Dan Sosialisasi rambu-rambu dan papan peringatan pencegahan Karhutla tahun anggaran 2019, dengan kerugian negara lebih dari Rp 1 miliar.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar