Salehudin Sebut Kukar Rawan Narkoba

KBRN, Samarinda : Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim Salehuddin mengatakan saat ini angka kasus penyalahgunaan narkotika di Kaltim tertinggi berada di Kabupaten Kutai Kartanegara.

Salehuddin menyebut, tingginya angka penyalahgunaan narkotika di Kukar terkait dengan kondisi perekonomian masyarakat.

Menurutnya BNNP Kaltim sebagai leading sector harus lebih berupaya menekan peredaran narkoba yang beredar di masyarakat, disusul saat ini DPRD Kaltim tengah menyusun Raperda tentang penanggulangan narkoba Fasilitasi Pencegahan,Pemberantasan Penyalahgunaan, Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika.

“Kalau ini tidak betul-betul kita perhatikan dengan baik apalagi hanya sebatas proses penyusunan Perdanya tidak tajam, saya pikir ini hanya akan sia-sia. Kenapa kami sampaikan ini karena kebetulan kami Kutai Kartanegara menjadi salah satu kabupaten narkoba terbesar di Kalimantan Timur termasuk beban Pak Wakil Ketua Pak Seno dan Pak Samsun kenapa ini kita sampaikan kami mohon sekali lagi untuk dapat mempercepat proses penyusunan Perda ini,”kata Salehudin.

Selain itu, Salehuddin juga sangat mendukung Program Desa Bersinar (Desa Bersih Narkoba) yang dicanangkan oleh BNN. Dirinya berharap, melalui program tersebut, ke depannya angka kasus penyalahgunaan narkotika di Kaltim dapat menurun.

Berdasarkan data BNNP Kaltim, BNNP dan jajarannya berhasil menggagalkan 35 kasus narkotika sepanjang tahun 2021. Terdiri dari 53 pelaku yang ditetapkan menjadi tersangka.

Kemudian BNNP juga setidaknya ada 8 jaringan pelaku tindak pidana narkotika di Kaltim berhasil dilumpuhkan dan 7 jaringan lapas.

Adapun total kerugian materil yang berhasil dicegah dari transaksi barang haram tersebut, yakni senilai Rp 7.253.800.00,- (tujuh milliar dua ratus lima puluh tiga juta 800 ribu rupiah).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar