Operasi Antik Mahakam, Yohanes Avun Apresiasi Pengungkapan Kasus Narkoba di Mahulu

Wakil Bupati yang juga Ketua BNK Mahakam Ulu, Yohanes Avun.jpg

KBRN, Mahulu:  Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Mahakam Ulu (Mahulu), Yohanes Avun menyampaikan apresiasi kepada pihak Kepolisian Resor (Polres) Kutai Barat (Kubar), khususnya jajaran Polsek Long Bagun yang dengan sigap mengungkap 4 Kasus Narkotika dan Obat-obatan Terlarang (Narkoba) di Kecamatan Long Bagun, dalam Operasi Antik Mahakam 2021.

"Saya menyampai apresiasi yang tinggi kepada jajaran Polres Kutai Barat (Kubar), yang dalam hal ini melalui Kapolsek Long Bagun pak Purwanto dan jajarannya, dengan cepat merespon laporan masyarakat sehingga dapat mengungkap kasus peredaran dan penyalahgunaan narkoba tersebut,"ungkap Yohanes Avun di Mahulu, Minggu (26/9/2021).

Selain kepada pihak Kepolisian, apresiasi juga disampaikan kepada warga masyarakat yang sudah proaktif menyampaikan laporan ke Pihak aparat penegak hukum, terkait peredaran narkoba dilingkungannnya.

"Semoga ini bisa menjadi contoh untuk warga lain, jika menemukan pelaku atau oknum pemakai dan pengedar narkoba ini, segera melaporkan ke pihak berwajib. Jangan takut, karena kerahasiaan identitas warga pelapor, pasti di jaga oleh pihak kepolisian,"tuturnya

Dengan penangkapan ini, ia berharap bisa memberikan efek jera bagi para pelaku, dan juga menjadi pelajaran bagi oknum masyarakat yang masih memakai dan mengedar narkoba, segera berhenti bermain dengan barang haram tersebut.

"Untuk pelaku yang tertangkap, khususnya TNP (Tenaga Non PNS), konsekwensinya adalah diberhentikan dari pekerjaan tempat yang bersangkutan bekerja,"pungkas peria yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Mahaka Ulu tersebut.

Seperti diketahui, dalam waktu sehari semalam menggelar Operasi Antik Mahakam 2021, Polsek Long Bagun, berhasil mengungkap 4 kasus peredaran narkotika di Kecamatan Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu.

Tersangka Afn, Warga Kampung Ujoh Bilang, Kecamatan Long Bagun

Berdasarkan rilis Polsek Long Bagun, dalam kasus tersebut, berhasil mengamankan 4 orang tersangka, berserta Barang Bukti (BB) Narkotika jenis sabu. Masing-masing Afn (36),warga Kampung Ujoh Bilang, Kecamatan Long Bagun, yang diamankan dirumahnya tanggal 24 September 2021. 

Kemudian tiga tersangka berikutnya yakni AP (19) warga yang juga merupakan oknum karyawan honorer Kantor Kampung Muara Ratah, Kecamatan Laham. Berikutnya, MSR (26) warga Ujoh Bilang yang juga, oknum TNP di Dinas Perhubungan Mahulu. Dan tersangka KB alias Ugn (27) warga Kampung Long Melaham, Kecamatan Long Bagun, diamankan tanggal 25 September 2021.

Tersangka AP, Warga yang juga oknum karyawan honorer Kantor Kampung Muara Ratah, Kecamatan Laham

Dari tangan ke-4 tersangka, yakni masing-masing Afn ditemukan sabu di dalam kantong sampah plastik warna merah dibungkus lakban warna hitam saat penggeledahan dirumahnya. Dan dari pengakuan tersangka ini, setiap kali pemesanan sebanyak sabu sebesar 1 gram, seharga Rp3 juta, yang kemudian dipecah menjadi 8 poket kecil untuk diedarkan kbali seharga Rp 500 ribu per-poketnya.

Berikutnya, dari tangan AP, Polisi mengamankan 3 poket kecil sabu dibungkus plastik putih bening dengan berat bruto sekitar 0,34 gram. Selanjutnya dari tangan tersangka MSR, diamankan BB 3 poket kecil sabu dengan berat bruto sekira 0,28 gram.

Tersangka MSR, Warga yang juga oknum TNP di Dinas Perhubungan Mahulu

Terakhir dari tangan tersangka KB alias Ugn, diamankan 2 poket kecil narkotika diduga jenis sabu, dibungkus plastik putih bening dengan berat bruto sekira 0,20 gram. Ke-empat tersangka ini sudah diamankan di Polsek Long Bagun, guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Tersangka KB alias Ugn, warga Kampung Long Melaham, Kecamatan Long Bagun

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00