IKIP PGRI Kaltim Gelar Yudisium Terbatas Bagi 123 Mahasiswa

Yudisium Gelombang 1 IKIP PGRI Kaltim berlangsung terbatas

KBRN, Samarinda : Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) PGRI Kaltim Sabtu (14/8/2021) Pagi menggelar prosesi yudisium secara terbatas yang diikuti 123 mahasiswa secara online.

Prosesi yudisium hanya dihadiri dua orang perwakilan mahasiswa dari masing-masing program studi. Sementara sisanya mengikuti melalui aplikasi zoom meeting. Seluruh undangan yang hadir baik dari jajaran Wakil Rektor, Dekan, Ketua Prodi dan panitia, selama acara berlangsung memakai masker serta pelindung wajah.

Rektor IKIP PGRI Kaltim Dr H Suriansyah dalam sambutannya mengatakan yudisium kali ini merupakan gelombang pertama yang diikuti 123 mahasiswa dengan rincian mahasiswa Prodi Pendidikan Ekonomi sebanyak 69 orang dan mahasiwa  Pendidikan Kepelatihan Olahraga sebanyak 54 orang.

Setelah prosesi yudisium, IKIP PGRI Kaltim menjadwalkan pelaksanaan wisuda yang rencananya berlangsung 12 Oktober mendatang.

"Mudahan-mudahan kasus Covid 19 di Kaltim segera turun sehingga agenda wisuda secara tatap muka bisa terlaksana. Kita melihat adanya kebanggan tersendiri dari orang tua mahasiwa Kita, saat datang langsung ke Samarinda menyaksikan proses wisuda anaknya. Terlebih mahasiswa Kami banyak yang datang dari luar Samarinda," ungkapnya kepada RRI.

Sementara itu, Ketua Badan Pelaksana Harian IKIP PGRI Kaltim Drs H.M Kasdie A dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada peserta yudisium karena berhasil menyelesaikan studi dengan baik.

"Saya menyitir ungkapan Presiden Amerika Serikat John F. Kennedy yang perlu Kita terapkan sebagai prinsip. Jangan bertanya apa yang Negara berikan kepada Kita. Tetapi bertanya apa yang bisa Kita berikan kepada Negara. Penting bagi Kita untuk memberi manfaat yang luas untuk kemajuan kampus dan kemajuan daerah," pesan Drs H.M Kasdie.

Ketua Panitia yudisium gelombang 1 Dr Abdul Rozak Fahrudin yang merupakan Dekan Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial IKIP PGRI Kaltim menyatakan secara keseluruhan acara yudisium berjalan lancar dengan tetap mematuhi protokol kesehatan ketat.

"Alhamdulillah Kita sudah mendapat izin dari Satgas Covid 19. Acara pun Kita upayakan tidak berlangsung lama sehingga Insya Allah aman," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00