Benarkah Handphone Sengaja Dibuat Semakin Lama Semakin Lemot?

Ilustrasi handphone by pinterest

KBRN, Samarinda: Jelang Natal dan akhir tahun, biasanya pihak perusahaan Apple dan Google merilis versi baru dari sistem operasi (OS) mereka. Dan setelah diperbarui, tiba-tiba banyak orang mengklaim bahwa perangkat lama mereka seketika mulai lemot.

Banyak yang menyebut bahwa kondisi itu sengaja dilakukan oleh produsen ponsel untuk mendorong para pengguna meninggalkan HP lama dan membeli ponsel keluaran terbaru mereka.

Dilansir The Next Web, setiap tahun biasanya perusahaan teknologi mengumumkan pembaruan OS baru mereka. Pembaruan yang dirilis biasanya adalah tentang fitur sistem baru seperti peningkatan Facetime, peningkatan asisten suara atau desain sistem yang lebih menarik.

Tapi tahukah Anda fitur-fitur ini meluncur dan dioptimalkan untuk perangkat baru yang biasanya dirilis pada pertengahan tahun. Perangkat baru ini biasanya memiliki chip dan hardware baru.

Sehingga, pembaruan sistem itu harus diprogram untuk dua tujuan. Tujuan pertama adalah untuk mendukung perangkat hardware dan chip baru, yang menghadirkan fitur-fitur terbaru.

Kedua, terus bekerja dengan perangkat hardware yang ada yang tidak mendukung fitur baru dan ini berarti mengkodekan OS sehingga tidak bergantung pada fitur baru yang harus berfungsi.

Lewat kondisi tersebut, jika smartphone lama Anda tidak mendukung fitur baru adalah sesuatu yang cukup adil.

Hal ini tentu menjadi masalah bagi ponsel-ponsel yang lebih tua, sebab perangkat keras mereka tidak memiliki kapasitas yang sama. Akibatnya, ponsel lama akan bekerja lebih lambat ketika memasang OS baru. Ponsel pun bisa terasa lebih lambat untuk tugas yang biasanya terasa lancar selama tahun-tahun sebelumnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar