Motor Kena Banjir, Ini 7 komponen yang mesti Di Cek

KBRN, Samarinda : Ternyata, banyak komponen motor yang harus dicek setelah melewati banjir, seperti banjir yang menggenang sebagian besar wilayah Samarinda dan Sekitarnya pada Bulan September ini.

Setelah melewati genangan banjir, ternyata pemotor harus mengecek beberapa komponen motor yang justru penting. Berikut dirangkum komponen motor yang harus diperhatikan setelah melewati banjir.

Filter udara jadi komponen penting saat motor kebanjiran

Owner Pinang Mas Motor Samarinda,di Kawasan Sempaja  Kalla  mengatakan filter udara menjadi komponen penting yang harus diperhatikan.

“Bahan filter udara standar ada 3 jenis berbahan busa, kertas dengan lapisan oli dan lapisan kertas saja," ungkap Kalla Pada RRI.Senin, (6/9/2021).

Untuk filter yang terbuat dari kertas dan dilapisi oli (Viscous Element), bila terkena air dia tidak bisa dibersihkan jadi sebaiknya langsung diganti baru.

Sedangkan bila filter udara yang terbuat dari busa, cukup semprot dengan kompresor dan keringkan.

Aki Motor harus Di Cek Setelah Kebanjiran 

Lakukan pemeriksaan tiap kabelkabel bodi yang ada di motor

Termasuk sambungan kabel atau soket-soket yang ada. Jika sambungan antar kabel basah, keringkan dengan angin bertekanan atau kompresor.

Tetapi kalau enggak ada, cukup dilap kering.

Komponen CVT pada motor matic tak luput dari pengecekan setelah melewati banjir

Perawatan CVT bila sudah terendam banjir maka komponen harus dibongkar dan dibersihkan menggunakan angin kompresor.

“Terutama bagian sliding sleave, setelah terkena air gemuknya akan hilang jadi harus kembali diberi gemuk, agar enggak terjadi slip," Kata Kalla yang juga Mekanik ini.

"Bila enggak dilakukan, semua komponen akan cepat rusak," lanjutnya.

"Untuk rantai, setelah dicuci pakai sabun dan dikeringkan, langsung berikan pelumas rantai,” sambungnya.

Pengecekan mangkok kopling setelah melewati banjir turut jadi perhatian bikers

Bila air sudah merambah masuk ke dalam bak kopling, tentunya harus tempuh menguras habis oli yang tercampur air. Karena bila enggak segera dilakukan, bisa menimbulkan karat di dalam mesin.Agar air di dalam mesin luntur, bisa gunakan jenis bensin solar.

“Lebih bagusnya bongkar blok kiri-kanan dan bersihkan secara merata,” kata Kalla Kembali.

CDI pada motor matic tak luput dari bahaya banjir

Sebenarnya, tak perlu kuatirkan antara CDI dan ECU (Electronic Control Unit) atau ECM (Electronic Control Module).

Soalnya, komponen motor ini sejatinya dirancang untuk kedap air.

“Pastikan tiap sambungan soket CDI atau ECM itu kering, caranya bisa dengan menyemprot pakai angin bertekanan,” ungkap kalla.

Setelah kering benar, maka silakan untuk menghidupkan pacuan.

Pengecekan ruang bakar setelah motor kebanjiran tak luput dari perhatian bikers

Komponen motor yang satu ini justru paling penting saat dicek pada motor kebanjiran.Perbedaan merawat motor karburator dan injeksi saat kebanjiran cukup berbeda.

Untuk perlakuan di motor karburator, baiknya buka dan keringkan mangkok karbu.

“Untuk throttle body, cukup keringkan soket-soket sensor yang menempel saja,” Kata Kalla.

Water hammer saat motor kebanjiran membuat piston motor bengkok.

Water hammer adalah kondisi dimana ruang bakar kemasukan air dan terjadi pendinginan secara mendadak

Kondisi seperti ini bisa saja terjadi ketika motor dipakai buat menerobos banjir.

“Air yang masuk, bisa terhisap dari filter udara dan masuk ke ruang bakar, karena adanya pendinginan mendadak dan tekanan dan  buang air dengan cara buka busi dan engkol kick starter berkali-kali.," Tutup Kalla.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00