Hadapi Tuan Rumah Borneo FC, Pelatih Tira Persikabo Berikan Pemahaman Tactical

KBRN, Samarinda: Tira Persikabo akan melakoni laga lawatannya ke markas besar Borneo FC yang akan bergulir pada (06/12/2019) sore, di Stadion Segiri Samarinda.

Klub yang berjuluk Laskar Pajajaran tersebut kini tengah mengantongi rekor belum pernah menang dari 15 laga terakhir yang mereka jalani saat ini, apalagi saat menghadapi Barito Putera, mereka kalah dikandangnya sendiri dengan skor tipis 0-1.

Namun menghadapi Borneo FC di Pekan ke-31 nanti, Karteker Pelatih Tira Persikabo, Muftahudin Mukson mengatakan akan berusaha memberikan penampilan terbaik dilaga lawatannya kali ini dan optimis merebut 3 poin dari tuan rumah.

“Kami akan berusaha main dengan maksimal walaupun kemarin kami juga kami mengalami kekalahaan dari Barito Putera, tapi hasil kekalahan itu kita evaluasi lagi, mudah-mudahan besok sore kita bisa memperbaiki kesalahan kita dan bisa tampil maksimal untuk di pertandingan kali ini,” Ucapnya saat Press Confrense sore hari.

Dengan membawa sebanyak 19 pemain yang dikatakan Miftahudin sangat fit, dirinya kembali menjelaskan bahwa diluar lapangan sendiri, pihak pelatih memberikan pemahaman kepada para pemain terkait taktik yang akan dipergunakan menghadapi Pesut Etam.

“Persiapan kami saat ini, jujur setelah bertanding melawan Barito menuju ke Samarinda jarak ya hanya satu hari untuk recovery. Kemudia juga, diluar lapangan kami memberikan pemahaman taktik kepada para pemain kami,” jelasnya.

Sementara itu sebagai tim tuan rumah, Pelatih Kepala Borneo FC, Mario Gomez mengatakan bahwa timnya saat sangat siap sepenuhnya menghadapi Tira Persikabo. Mengenai posisi kedua klasemen, menurut Gomez sendiri yang terpenting adalah bermain dan berhasil meraih kemenangan disisa ppertandingan.

“Seratus persen sangat kami siap. Para pemain harus selalu siap ketika mereka dimainkan. Dan juga saya selalu berbicara dengan pemain saya bahwa kita harus mencoba. Karena ada banyak tim yang bisa mengambil peluang finish di posisi kedua. Selain Borneo, ada Persipura, Madura, dan saya rasa sekarang Bhayangkara. Yang paling penting adalah jalan kami. Itu penting. Dan kami harus mencoba. Karena di dalam suatu laga, kamu bisa menang, imbang ataupun kalah. Yang terpenting adalah mencobanya. Kami selalu mencoba untuk menang dan berada di posisi kedua. Itu penting, mencoba. Jika tak mencoba, kami tak bisa berada di sana. Coba. Itu yang penting,” jelasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00