Atlet Atletik Kaltim Kantongi Satu Emas di Kejurnas Semarang

Ketua Pengprov PASI Kaltim, Kasmidi Bulang. Saat penyerahan medali emas. (Istimewa)

KBRN, Samarinda: Pengprov Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kaltim, ikut ambil bagian dalam Kejuaraan Nasional Atletik se-Indonesia, yang bergulir 5-11 Agustus 2022, di Gor Tri Lomba Juang, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Pada ajang tersebut, atlet Kaltim mengantongi medali emas pertamanya saat mengikuti nomor lomba 10.000 meter.

Seperti yang disampaikan Ketua Pengprov PASI Kaltim Kasmidi Bulang, saat dihubungi via telepon, kepada awak media diringa menerangkan jika sebelum itu ada atlet lainnya yang bisa masuk zona medali. Hanya saja karena atlet tersebut baru terjun pertama kali, sehingga gagal meraih medali tersebut.

"Alhamdulillah tadi malam (Senin) di nomor 10.000 atlet kita atas nama Irma Handayani mendapatkan emas. Aturannya perak dan perunggu juga kita bisa dapat cuma atlet kita yang satu, karena masih junior dia langsung gabung di senior belum pernah main baru sekali main. Dalam level daerah juga, tapi langsung main disini," terang Kasmidi Bulang, Selasa (09/08/2022).

Menurutnya karena baru terjun di ajang tingkat nasional, membuat atlet Junior asal Kaltim ini menjadi canggung, sehingga mempengaruhi kondisi fisiknya saat berlari.

"Sedikit ada perasaan demam panggung, padahal speednya sudah mendekati irma dan masuk di jajaran tiga besar, sudah mendekati. Tapi tiba-tiba lambung dan gak bisa lanjut, pusing dan langsung pingsan. Tapi atlet putri juga yang kita TC kan dari Kutai Timur," jelasnya.

Nantinya Irma yang sudah mengantongi medali emas tersebut akan turun kembali di kelas 5.000 meter. Kasmidi yakin dan optimis di sisa nomor pertandingan masih ada potensi untuk merebut emas.

"Ada beberapa sih yang kita proyeksikan bisa mendulang medali. Cuma efort ini di ikuti semua, bahkan semua atletnya itu ada 1.500 atlet yang bertanding di kejurnas ini se-Indonesia. Sebenarnya kompetisi lebih keras dari PON karena, kalau PON kan yang limit terbaik saja kalau disini mengganggu juga ada jadi banyak. Persaingannya memang keras ada yang overlap tiga kali ya itu tadi karena daerah-daerah ingin untuk persiapan Pra-PON tahun depan," ujar Kasmidi.

Agar bisa meraih medali pada ajang tersebut, Kasmidi meminta doa dan dukungan kepada KONI dan khususnya masyarakat Kaltim.

"Saya minta jajaran koni kaltim dan juga masyarakat mudah-mudahan atlet kita karena masih ada lagi yang mau berlomba dan proyeksi kita mudah-mudahan bisa lah tembus tiga besar medalinya bukan medali umum. Umumnya sudah jauh tertinggal dengan daerah lain sama kaya PON kemarin tapi paling tidak diluar jawa kita bersaing yang ada perolehan medalinya," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar