Bahas Persiapan Porprov Hingga PON 2024, Sambo Kaltim Siap Ikuti Series Kedua

Raker Persambi Kaltim. (Rendy)
Raker Persambi Kaltim. (Rendy)
Raker Persambi Kaltim. (Rendy)

KBRN, Samarinda: Sebagai ajang persiapannya menghadapi event dan program kedepan, Pengprov Persatuan Sambo Indonesia (Persambi) Kaltim, menggelar Rapat Kerja (Raker) Selasa (24/05/2022) pagi, di Ruang rapat Lantai II KONI Kaltim, Jalan Kesuma Bangsa, Kota Samarinda.

Pelaksanaan raker ini turut dihadiri oleh 7 Pengcab kabupaten/kota, minus Kabupaten Mahulu, PPU dan Balikpapan. Pada kesempatan tersebut juga turut dihadiri oleh Ketua Umum KONI Kaltim, Rusdiansyah Aras yang sekaligus membuka rangkaian kegiatan Raker ini.

Dalam sambutannya Rusdiansyah mengatakan, bahwa pihaknya senantiasa mendukung segala program kerja Pengprov Persambi Kaltim kedepannya. Apalagi perlu pematangan persiapan dari masing-masing cabor menuju 3 event besar, yakni Porprov, Pra PON, dan PON 2024 mendatang.

"Kami selaku Ketua Umum KONI Kaltim menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada jajaran Sambo Kaltim yang melaksanakan raker hari ini. Tentu juga, kami seluruh pengurus KONI Kaltim menyampaikan selamat atas terlaksananya raker Persambi Kaltim, semoga nanti bisa menghasilkan keputusan-keputusan strategis yang dapat dituangkan sebagai rumusan dalam menghadapi Porprov maupun PON yang akan datang," terang Rusdiansyah Aras kepada peserta Raker.

Sementara itu, Ketua Umum Pengprov Persambi Kaltim, Zulkifli kepada awak media menjelaskan pembahasan pada raker ini pihaknya tengah fokus pada pelaksanaan Porprov VII di Berau nanti. Dimana pihaknya sudah menyarankan kepada panitia untuk mempertandingkan sebanyak 24 kelas putra dan 24 kelas putri perorangan.

"Raker ini membahasa bagaimana persiapan Porprov ke-7 di Berau. Termasuk panitianya kita panggil. Lalu pembahasan selekprov untuk menghadapi Sambo series 2 di Bandung tanggal 10-12 Juni. Kemudian membahas atlet, sehingga nanti kita membahas tujuannya jangan sampai di Porprov itu kita ribut. Termasuk juga persiapan Pengcab/pengkot untuk menyiapkan atletnya, karena nanti mempertandingkan 24 nomor putra/putri totalnya 48 emas," jelasnya.

Mengingat cabor Sambo ini baru ada di Benua Etam, maka dari iti Zulkifli menegaskan jika persiapan tersebut perlu dibahas bersama pengurus cabang lainnya, mulai dari nomor tanding hingga pemahaman atlet.

"Nah itu yang perlu kita bahas, dan lain-lain jika seperti ada masalah di kota/kabupaten. Karena kita kan Sambo ini baru, maka selalu kita adakan komunikasi. Sehingga kedepannya kita jalan menuju Pra PON itu jangan sampai ada masalah. Karena namanya Sambo ini kan olahraga baru, tentunya atletnya baru mengenal juga, jadi kita nggak bisa apa-apa," terang Zulkifli.

"Makanya dengan ada event-event itulah kita bisa melihat bagaimana perkembangan Sambo di Kaltim. Kalau kita nggak ikut nasional, bahaya. Karena memang kemarin sudah ada series pertama di Jakarta, tapi karena itu beregu saya nggak mau ikut karena di PON nanti gak ada nomor beregu, perorangan saja," sambungnya.

Selain Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) mendatang, Persambi Kaltim juga berencana untuk ikut ambil bagian pada kejuaraan tingkat nasiona yang bertajuk series kedua di Bandung. Hanya saja pihaknya masih menunggu ketersediaan KONI Kaltim untuk anggaran keberangkatannya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar