PSBS Biak dan Waropen Berakhir Imbang, Mitra Kukar Degradasi ke Liga 3

KBRN, Balikpapan - Persewar Waropen dan PSBS Biak bermain imbang 1-1 dalam laga terakhir Liga 2 Indonesia di Grup D pada Kamis (2/12) di Stadion Batakan. Hasil ini membawa Persewar gagal lolos ke babak delapan besar, dan PSBS Biak lolos dari zona degradasi. 

Duel klub Papua itu cukup sengit. Keduanya berebut kemenangan untuk sama-sama mengamankan posisi lolos ke babak delapan besar maupun jurang degradasi. 

Di babak pertama PSBS Biak tertinggal lebih dulu melalui tendangan Mamadou Hady Barry pada menit 16 memanfaatkan umpan sayap. Skor 1-0 bertahan hingga babak pertama berakhir. 

Di babak kedua pemain PSBS Biak dan Persewar mendapat kartu merah. Kedua tim pun harus bermain 10 pemain. Pahlawan pun muncul menyelamatkan Biak dari kekalahan yakni melalui tendangan Ronald Tomahou yang tak mampu dijangkau kiper Persewar pada menit ke 89. Skor imbang 1-1 pun bertahan hingga babak kedua berakhir. 

Pelatih Persewar Waropen, Ellie Aiboy mengakui para pemain kelelahan pada menit-menit akhir. Bahkan pergantian pemain pun juga tak mampu mengatasi stamina pemain yang telah berjuang hingga menit 89. Namun hasil ini tetap disyukuri meskipun gagal lolos ke babak delapan besar. 

"Memang kami target 8 Besar tapi mau gimana lagi. Kita kecolongan di babak kedua memang stamina pemain sudah menurun. Disitulah dimanfaatkan pemain lawan," kata Ellie saat konferensi pers. 

Di kubu PSBS Biak, Pelatih Ega Rakha Galih mengucap syukur timnya berhasil imbang 1-1. Hasil ini membawa timnya bertahan di Liga 2 Indonesia. 

"Ini perjuangan berkat semua pemain, karena di setiap pekan berada di papan bawah. Hari ini mereka membuktikan kami layak di Liga 2. Padahal persiapan hanya 10 hari," ujarnya. 

Hasil imbang ini membuat Mitra Kukar harus terdegradasi lantaran kalah head to head dengan PSBS Biak. Sementara itu Persiba dan Sulut United berhasil lolos ke babak delapan besar dengan raihan poin sama yakni 15 poin. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar