Raih 2 Emas, Layar Kaltim Jadikan KASAL Cup Ajang Try Out

Foto bersama tim Layar Kaltim usai KASAL Cup 2021 di Jakarta.

KBRN, Samarinda: Pengprov Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia (Porlasi) Kalimantan Timur (Kaltim), sebelumnya ikut ambil bagian pada kejuaraan KASAL Cup 2021 yang telah selesai bergulir di Jakarta, pada 28 November lalu.

Pada ajang tersebut Layar Kaltim menurunkan beberapa atletnya, diantaranya atlet eks PON dan atlet junior. Sehingga pada ajang tersebut, pelayar Benua Etam berhasil menyabet posisi 2 dengan mengantongi 5 medali, dibawah tim Jawa Timur (Jatim) dengan 6 medali.

Mengenai hasil pada kejuaraan tahunan tersebut, Ketua Pengprov Porlasi Kaltim, Teddy Abay menerangkan bahwa pihaknya tidak berambisi untuk meraih juara umum. Lantaran sebelumnya tujuan awal mengikuti ajang ini sebagai ajang uji coba bagi atlet juniornya.

"Seperti yang saya sampaikan di awal bahwa Kasal Cup ini buat Kaltim hanya sebagai target antara, bukan sasaran utama. Tapi try out atau pertandingan berlevel nasional, agak sulit guncangan pandemi covid, apalagi sesudah PON," ucap Teddy, saat dikonfirmasi melalui telepon, Selasa (30/11/2021).

Teddy yang turut memantau atletnya bertanding pada kejuaraan tersebut kembali menegaskan, bahwa target utamanya ialah meningkatkan kualitas atletnya dengan melakukan uji coba bersama atlet daerah lainnya yang dinilai punya jam tanding lebih. Mengingat beberapa atlet Kaltim diantaranya masih junior yang perdana ikut kejuaraan tingkat nasional secara resmi.

"Target kami ada dua. Target pertama kami juga pengen medali dong, jangan sampai nggak, kan rangking nanti terpengaruh. Yang kedua, target utamanya adalah mentry-outkan atau mengikutkan atlet-atlet junior," jelasnya.

Lebih lanjut Teddy kembali menjelaskan, bahwa pada PON Papua lalu, Layar Kaltim meraih 5 medali emas dan menempati sebagai juara umum. Namun pada KASAL Cup ini dirinya tidak menurunkan atlet PON sebelumnya, mengingat adanya permintaan dari tim lain, agar bisa berbagi medali emas.

"Jadi sebenarnya kami bisa juara umum kalau aku pasangi atlet PON. Tapi mereka berteriak duluan untuk tidak menurunkan semua atlet PON kami. Nah oke kalau gitu aku turunkan sebagian, jangan sampai aku nggak dapat medali. Aku ingin dapatkan medali, makanya ku turunkan lah orang-orang kuanggap bisa dapat medali. Yang lainnya aku cross junior-senior, dapatlah perak dan perunggu," jelas Teddy.

Dari 5 medali yang diraih, Kaltim mengantongi 2 emas, 2 perak dan 1 perunggu. Atlet yang meraih medali emas yakni atas nama Sarmila kelas ILCA 4 putri dan Neni Marlini kelas RS:One Putri. Untuk perak, Muhammad Farham kelas ILCA 4 putra dan Nurfatin Syafika overall. Sementara perunggu yakni Nugie Triwira overall, atlet yang perdana bersaing bersama atlet nasional lainnya pada pertandingan perdananya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar