Prestasi PON Meningkat Dengan Anggaran Terbatas, Gubernur Kaltim: Lebih Efisien

Penyerahan bendera pataka sebagai simbolis persiapan Kaltim sejak sekarang menatap PON XXI.

KBRN, Samarinda: Gubernur Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor, menghadiri sekaligus membukan langsung pelaksanaan Rapat Kerja Komite Olahraga Nasional Indonesia (Rakerprov KONI) Kaltim, yang digelar pada Minggu (28/11/2021) pagi di Ballroom Hotel Aston, Samarinda. Rapat tersebut juga telah selesai dihari yang sama.

Dalam agendanya, KONI Kaltim membahas terkait evaluasi hasi Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua lalu, kesiapan Berau sebagai tuan rumah dalam melaksanakan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII/2022, dan persiapan sejak dini menuju PON XXI/2024 di Aceh-Sumatera Utara mendatang, dengan melakukan TC Mandiri sejak awal desember 2021 ini.

Mengenai hasil pada PON XX/2022 di Papua lalu, Kaltim meraih 25 medali emas dengan kombinasi atlet yang lebih sedikit jika dibandingkan dengan PON di Jabar 2016 lalu, serta anggaran yang terbatas.

Hasil kali ini tentu saja meningkat meski perolehan medali emas sama. Untuk itu sambil bergurau Isran mengatakan dalam sambutannya, bahwa anggarannya perlu dikurangi lagi agar bisa mengalami peningkatan prestasi pada ajang multi event empat tahunan tersebut.

"Saya sampaikan terimakasih kepada KONI dan seluruh jajarannya. Kepada para atlet dan para pelatih, yang telah sukses melaksanakan mengikuti kegiatan PON ke-20 di Papua. Ini yang saya mau. Kenapa? Lebih efisien. Anggarannya kecil, tapi prestasinya meningkat. Jadi kalau bisa PON nanti anggarannya di kurangi lagi," ujar orang nomor satu di Kaltim itu sambil disambut tawa peserta Rakerprov.

Sebagai simbolis persiapan dini Kaltim menunu PON tahun 2024 mendatang, Isran Noor memberikan bendera petaka kepada perwakilan cabor, sekaligus memberikan uang saku bulanan kepada atlet dan pelatih untuk memotivasi agar lebih giat berlatih dan bisa mematangkan persiapannya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar