5 Emas Lagi dari SKOI

Lima medali emas kembali disumbangkan para atlet dan alumni SKOI Kaltim dari arena Pekan Olahraga Nasional PON (XX) Papua.Selasa (12/10/2021) kemarin, atlet dan alumni SKOI Kaltim sukses mengumpulkan 5 medali emas, 3 medali perak dan 1 medali perunggu.Dari cabor layar Kaltim meraih tiga medali emas. Masing-masing atas nama Fitri Ayana, Sarmila dan Nur Fatin Syafika/Dia Tri Utami. Layar juga menyumbangkan medali perak atas nama Nenni Marlini.Emas lainnya diperoleh dari cabor kempo. Peraih emas dari cabor beladiri ini adalah Aditia Saputra.Atlet pencak silat Kaltim Iqbal Candra Pratama juga sukses membawa pulang medali emas dari Bumi Cenderawasih. Sedangkan Dinda Nuraidha meraih perunggu dari cabor pecak silat ini.Tambahan medali perak juga disumbangkan dari cabor tarung drajat atas nama M Marcel Ferdinoor dan Frank Afandi, Arisandi, Wahyu juga untuk medali perak dari cabor hockey."Saya atas nama SKOI Kaltim mengucapkan rasa syukur kepada Allah SWT atas raihan terbaik para alumni dan siswa SKOI untuk Kalimantan Timur di PON XX Papua 2021," kata Kepala UTPD Sekolah Khusus Olahragawan Internasional (SKOI) Kaltim Suprayogi, Selasa malam tadi.Dia berharap, ke depan Kaltim harus mempersiapkan lebih baik lagi pembinaan prestasi, apalagi pada tahun 2022 Kaltim akan menjadi tuan rumah Popwil dan Pra Popnas."Tahun 2023 kita juga akan ikut Popnas di Palembang," imbuh Yogi, sapaan akrabnya.Hingga Selasa malam tadi, Kaltim sudah berada di peringkat 6 klasemen sementara di bawah Jawa Tengah (Jateng)."Kaltim hanya terpaut satu medali emas dengan Jateng. Peluang emas kita masih terbuka di beberapa cabor sebelum PON berakhir. Salah satunya gulat. Semoga emas kita bertambah lagi dan Jateng tidak ada tambahan. Jadi posisi 5 besar tetap bisa kita pertahankan," kata Kepala Dispora Kaltim Agus Tianur melalui sambungan watshapp.Kaltim sudah mendulang 22 medali emas, 30 perak dan 33 perunggu, total 85 medali. Lebih dari setengah medali emas itu disumbangkan oleh atlet dan para alumni SKOI Kaltim (adpimprov)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00