Gulat Putra Kaltim Raih Emas Pertama

KBRN, Merauke: Setelah sebelumnya pegulat putri  belum mampu menyumbangkan medali emas bagi Kontingen Kalimantan Timur (Kaltim) yang berakhir pada Minggu (10/10/2021) kemarin, yang berlangsung di Gor Futsal Dispora Merauke, kini tim Benua Etam mulai menunjukan tajinya.

Yang dimana dengan semangat yang tinggi serta sikal optimistis, pegulat kelahiran asal Kota Samarinda, yakni Zainal Abidin, Senin (11/10/2021) malam berhasil menyumbangkan medali emas pertama gulat bagi kontingennya pada perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021.

Zainal sendiri terjun pada cabor gulat di kelas 57Kg setelah berhasil pesaingnya dari Jawa Timur (Jatim) Puji Prastyo yang meraih medali perak, dan Debi Haryanto tim dari Bengkulu yang meraih medali perunggu.

Dari raihan medali emas perdananya ini, Sekum Pengprov Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Kaltim, Sumarlani sangat bersyukur karena atletnya mampu menyumbangkan medali bagi Bumi Etam.

Sehingga dirinya berharap pada pertandingan berikutnya dari 6 atlet yang belum bertanding ini, dapat meraih prestasi yang diinginkan pada kategori gaya grego putra.

"Ini mudah-mudahan bisa menambah medali lagi nanti. Karen hari Rabu kita nanti ada 3 lagi atlet kita main dan Kamis 3," ucap Sumarlani sambil tersenyum bahagia.

Lebih lanjut, mantan atlet gulat Kaltim tersebut juga sangat berharap pada pertandingan selanjutnya, medali emas ini dapat menular kepada atlet lainnya yang belum bertanding.

"Mudah-mudahan hasil ini juga bisa menjadi pemicu atlet-atlet kita meraih medali emas di gaya grego nanti," harapnya.

Kontingen cabor gulat Kaltim sendiri tidak terlalu menargetkan medali pada cabornya kali ini. Karena menurutnya atlet memberikan hasil yang maksimal saja sudah cukup baginya.

Oleh karena itu untuk pertandingan mendatang, Sumarlani berharap para pegulat Benua Etam untuk dapat menjaga kondisi kesehatan dan mental bertandingnya.

"Saya tidak bisa bicara target karena ini bukan cabang beregut. Namun untuk pertandingan nanti saya berharap kondisi atlet tetap fit," tanda Sumarlani.

Diakhir sesi pemberian medali bagi atletnya, secara langsung Sumarlani yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua III KONI Kaltim ini, memberikan bonus berupa uang tunai senilai Rp 30 juta kepada atlet yang meraih medali emas.

Selain itu, pada kelas 65Kg putra, yakni Ardiansyah, juga turut menyumbangkan medali perunggu bagi kontingen Kaltim.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00