Kesehatan Atlet Bola Tangan Kaltim Menuju PON Papua Sangat Dijaga

KBRN, Samarinda: Tim bola tangan Kalimantan Timur (Kaltim) yang kini sudah hampir siap mematangkan persiapannya menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-20 tahun 2021 di Papua, kini tengah fokus menjalankan program dalam tahap pra kompetisi di area Komplek GOR Madya Sempaja, Samarinda.

Sejauh ini daerah dari pulau Jawa diakui Suryadi Gunawan, Ketua Pengprov Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) Kaltim, merupakan lawan yang cukup tangguh untuk ditaklukkan.

Namun untuk berlaga di Bumi Cendrawasih mendatang, dirinya akan melihat terlebih dahulu kondisi atletnya saat tiba di Papua. Mengingat menuju daerah tersebut cukup jauh dan memakan waktu yang lama.

"Peluang nanti cukup besar, hanya saja kita melihat kondisi dilapangan, mudah-mudahan mereka tetap kondisinya betul-betul baik gitu. Kita takut kondisinya yang dimana perjalanan jauh atau segala macam, bisa saja itu terjadi," terang Suryadi.

Pengurus sendiri menjaga atletnya untuk tetap bugat serta prima, terlebih kesehatannya. Mengingat saat ini masih ditengah situasi dan kondisi yang belum stabil.

"Tapi tetap protokol kesehatan, managemen waktu mereka, itu harus ditata dengan bagus supaya mereka tidak ada hal-hal yang kita takutkan itu sendiri," sambungnya.

Untuk mengantisipasi saat di Papua atletnya tidak terpapar virus asal Wuhan tersebut, Suryadi menjelaskan bahwa dirinya sudah mempersiapkan atlet lainnya yang dirasa mempunyai kualitas yang sama seperti tim intinya.

"Yang pasti tidak bisa main. Kan ada cadangan, disini yang main kan 7 orang dilapangan, 7 lainnya cadangan. Nantinya masih ada peluang untuk yang lain nanti menggantikan," jelasnya.

"Mudah-mudahan mereka kondisinya aman semua, sudah khususnya untuk protokol kesehatannya," tambahnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00