Boaz Solossa Pelengkap Skuad Borneo FC Samarinda

KBRN, Samarinda: Kepala Pelatih Borneo FC Samarinda, Mario Gomez, mendapatkan pelajaran berharga bagi timnya setelah melakukan TC di Yogyakarta beberapa waktu lalu. Sebab, selain bisa melihat kualitas pemainnya, dirinya juga mengetahui apa kebutuhan tim sebelum kompetisi digulirkan.

Apalagi Gomez juga melihat kurang tajamnya sektor depan menjadi salah satu masalah yang perlu di evaluasi. Sehingga atas dasar itulah mengapa akhirnya Boaz Salossa dihadirkan di Borneo FC musim ini.

Seperti yang dijelaskam manajer Borneo FC, Farid Abubakar, tim pelatih memang menginginkan ada tambahan seorang striker lokal.

“Dan striker yang diinginkan tim pelatih selain lokal, juga sudah berpengalaman. Makanya setelah kami mengetahui Boaz keluar dari Persipura, kami langsung memburunya,” katanya Farid.

Kehadiran pemain eks Persipura Jayapura ini sudah pasti membuat skuad menjadi lebih siap. Hal ini membuat manajemen kemungkinan besar kembali akan meminjamkan pemainnya ke tim lain.

Beberapa pemain muda menjadi alternatifnya. Sebab pemain akan sangat sulit mendapatkan menit bermain, seiring makin kompletnya pemain senior untuk memenuhi ambisi manajemen menjadi yang terbaik di musim ini.

Saat ini tercatat ada 32 pemain dalam tubuh Borneo FC. Kemungkinan manajemen akan meminjamkan 2 sampai 4 pemainnya sebelum kompetisi digulirkan.

“Soal ini (meminjamkan pemain) nanti akan kami bahas lagi dengan manajemen dan tentu saja bersama pelatih,” terang Farid.

Bochi, sapaan akrab Boaz, memang merupakan pemain yang sangat berpengalaman di kancak sepak bola Indonesia. Ia pun menjadi pilihan utama sebagai kapten di Persipura dalam beberapa musim terakhir. Nah berkaitan dengan kapten tim, ada kemungkinan Boaz pun akan menjadi kapten di Borneo FC.

Namun kata Farid semua kembali pada keinginan pelatih. Selama ini Javlon Guseynov adalah pilihan utama pelatih memimpin pemain lain di lapangan saat pertandingan.

“Boaz dan Javlon sama-sama punya leadership yang bagus di lapangan. Javlon adalah seorang pemimpin yang baik, namun ia terkendala dengan bahasa walau saat ini ia sudah mulai bisa berbahasa Indonesia. Yang pasti semua bagaimana pelatih melihatnya. Saya pikir tak ada masalah soal kapten tim di Borneo FC,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00