Tehnik dan Fisik Anggar Kaltim Diupayakan Pelatih Capai 100 Persen

KBRN, Samarinda: Atlet Aanggar Kalimantan Timur (Kaltim) yang kini tengah dipersiapkan untuk berlaga pada perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-20 Tahun 2021 di Papua, sedang berfokus pada pematangan program dalam Pemusatan Pelatihan Daerah (Puslatda) Sentralisasi KONI.

Atlet dengan giat melakukan latihan tehnik dan fisik dengan waktu yang sudah diatur oleh pihak pelatih, sehingga atlet tidak cepat lelah.

Seperti yang dijelaskan pelatih Anggar Kaltim, Anur Azhari, kondisi fisik atlenya kian meningkat jika melihat perkembangan di setiap bulannya. Karena selama masa Pandemi seperti, atlet terus melakukan latihan peningkatan fisik agar terhindar dari paparan virus yang hingga kini belum juga mereda.

"Mungkin kalau fisiknya mereka sudah berubah sih. Dari semenjak awal tahun sampai sekarang fisik mereka itu ya sekarang sekitar 70 sampai 80 persen lah maksimal per orang itu mereka naikan," katanya.

Bahkan Anur mengatakan, perbedaannya pada tahun 2020 lalu hingga sekarang cukup terlihat peningkatannya. Sehingga untuk 2 minggu kedepan, tim pelatih akan berupaya untuk meningkatkan kondisi fisiknya hingga optimal.

"Dulu kan ada yang 50, ada yang cuma 60. Sekarang 70-80, mungkin menjelang sekarang ini mau pra kompetisi kita mau naikan 100 persen. Mungkin dalam 2 minggu ini inysaAllahlah. Bukannya saya anu ya, tapi insyaAllah mungkin bisa lah 100 persen," terangnya Anur.

Sementara itu untuk peningkatan Tehnik, Anur menerangkan juga ada peningkatan. Namun hanya saja belum sesuai harapan, sehingga untuk tehnik, pihaknya juga akan berupaya untuk meningkatkan lebih hingga 100 persen.

"Perkembangan tehnik sementara ini saya liat dari mereka-mereka itu semua sudah ya 60 mau ke 70. Nah nanti dalam menjelang 2 bulan pra kompetisi, insyaAllah itu yang akan bisa naikan ke 100 persen itu insyaAllah," ucapnya.

Lebih lanjut dengan waktu yang tersisa ini, atlet anggar benua etam terus memanfaatkan waktu yang ada, meskipun Anur mengatakan kondisi seperti ini sangat berbeda dengan saat dirinya menjadi atlet menjalani Puslatda.

"Karena walaupun mepet ya persiapan TC ini. Biasanya kan jaman saya dulu waktu masih jadi atlet kan 6 bulan paling lama. Sekarang kan 3 bulan. Itu pun juga dipotong lagi kemarin kan. Yang harusnya diawal bulan, ini jadi tanggal 8 Juli. Nah itu yang mungkin bikin kita agak susahnya menaikan fisik dan tehnik atlet anggar," lanjutnya.

"Harusnya dulu-dulu 3 bulan ini sudah kompetisi full sudah. Tehnik anggar yang digenjot. Karena kalau dijaman sekarang ini bukan kuat-kuatan dan berat-beratan. Tetapi sekarang malahan tehniknya yang kita naikan," tambahnya.

Selama Pemusatan Latihan Daerah, atlet anggar Kaltim tetap dihimbaukan untuk selalu menerapkan protokol kesehatan secara ketat, hal tersebut selalu ditekankan kepada atlet agar terhindar dari paparan virus yang kian mewabah.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00