Gandeng Lapas, BNNP Kaltim Ungkap Sindikat Narkoba

KBRN, Samarinda : Penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika seakan tidak kehabisan cara untuk menjual barang haram ini. Terbukti, BNNP kaltim masih mengendus peredaran narkoba masih banyaj yang dikendalikan dari dalam lapas.

Terbaru, berkat kerjasama dengan Lapas Narkotika Samarinda, BNNP kaltim mampu mengungkap jaringan narkoba yang melibatkan 4 orang penghuni lapas, masing-masing dengan inisial ALS,   TT,   YD dan UD. 

Pengungkapan 4 orang sindikat lapas ini berawal dari pengembangan tersangka  MKT,   SKR,  pada 21 Febuari 2021, pukul 17.00 Wita dan tanggal 22 Febuari 2021, pukul 05.30 Wita.

Dari kedua tersangka ini, BNNP kaltim mampu mengamankan barang bukti narkotika jenis sabu sabu sebanyak 4 Bal/200 gram. Dari pemeriksaan awal diketahui YD mendapatkan narkotika  jenis shabu- shabu yang dipesan TT sebanyak 4 Bal/200 gram barang  tersebut didapat dari GT 125 gram dan UD 75 gram. Selanjutnya dilakukan  penggeledahan dikamar kost yang ditempati oleh MKT dan didapat barang bukti tambahan lainnya. 

Dari pengakuan MKT,  narkotika yang diterima akan dikirimkan kepada seorang bernama SKR di kabupaten paser,  Setelah melakukan pengembangan di kabupaten paser BNNP Berhasil mengamankan  seorang berinisial SKR. Atas keterangan SKR bahwa paket shabu tersebut dipesan/dibeli dari seorang laki-laki bernama ALS warga binaan di Lembaga Pemasarakatan di Samarinda. 

"Dari sinilah, kita ketahui yang mengolah dan mengatur peredaran narkotika ini adalah warga Lapas di samarinda"kata Kabid Pemberantasan BNNP kaltim Joko purnomo. 

Dikatakan Joko, dari pengungkapan ini, anggotanya mampu mengamankan barang bukti dari tangaan  MKT  4 ( Empat ) paket Narkotika Shabu dengan berat total 200 Gram / Brutto,  dan  3,5 butir inex merk rolex warna hijau.

Selain itu, petugas juga mengamankan 11 (sebelas) bal plastik ketip ukuran 8,7×13,   1 (satu) bal plastik ketip ukuran 7×10,   2 (dua) bal plastik ketip ukuran 3×5,   2 ( dua ) bendel plastik klip,   2 ( dua ) sedotan sendok takar,   1 ( satu ) kotak lilin,  1 ( satu ) plastik hitam,   1 ( satu ) tas ransel warna hitam,  1 ( satu ) timbangan digital warna silver merk Taffware Digipounds,   1 ( satu ) timbangan digital warna hitam,  1 ( satu ) kotak cas hp samsung,   1 ( satu ) timbangan digital bentuk sendok warna merah,   1 ( satu ) buah bong,   1 ( satu ) buku tabungan  dan  1 ( satu ) atm Bri.

Bukan hanya itu  Tim pemberantasan BNNP Kaltim  juga  mengamankan  1 ( satu ) hp nokia warna hitam,   1 ( satu ) hp samsung lipat warna putih,  serta  1 ( satu ) unit sepeda motor honda cbr warna merah plat nopol KT 5116 FA berserta  STNK, dan uang hasil penjualan  barang haram   ini 50 Juta rupiah. 

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya ke enam tersangka dibawa ke Kantor BNNP Kaltim untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut .

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00