Polisi Amankan 3 Kilogram Sabu Yang di Kemasan Teh China

KBRN, Samarinda : Dua pelaku tindak pidana peredaran gelap narkotika jenis sabu di Samarinda dan Sangasanga, Kutai Kartanegara berhasil diamankan Jajaran Satreskoba Polresta Samarinda bersama barang bukti 3 kilogram sabu.

Pelaku berhasil diamankan pada Jumat (15/1/2021) sekitar pukul 06.00 WITA, setelah Polisi mendapat kabar adanya transaksi narkotika dalam jumlah besar yang berlokasi di Jalan DI Panjaitan Kota Samarinda. Hal itu diungkapkan Kasatreskoba Polresta Samarinda AKP Andhika Dharma Sena saat Press Rilis Rabu (20/1/2021) di kantornya.

“Sekitar jam 6 sore, ada seseorang kami curigai. Begitu kami amankan, yang bersangkutan sempat kabur, tapi berhasil kami amankan,” kata Andika.

Saat dilakukan penggeledahan terhadap pelaku Supriadi, barang bukti disembunyikan dalam kardus berisi 3 bungkus teh Cina yang masing-masing berisi 1.000 gram. Dari ketiganya terdapat bungkusan sabu kecil yang ditempel di sisiluar sekitar 4 gram yang diduga sebagai sample atau tester untuk konsumen.

Menurut pengakuan Supriadi 3 kilogram sabu itu merupakan pesanan dari seseorang bernama AO (Andi Ona) yang tinggal di Sangasanga, Kukar. Diketahui AO diamankan dirumahnya di Sangasanga sekitar jam 9 malam.

Andika menuturkan, di rumah Andi, juga ditemukan sabu seberat 25 gram. Menurut pengakuannya, dirinya juga disuruh, untuk mengambil sabu di Samarinda, dari seseorang bernama Supriadi.

Dalam kasus ini polisi juga menetapkan seorang warga di Kutai Barat, masuk daftar pencarian orang (DPO), berinisial N, yang juga disebut sebagai pemesan sabu tersebut. Atas perbuatannya tersebut para pelaku terancam pasal 114 ayat 2 subsider pasal 112 ayat 2 JO pasal 132 ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 10 tahun penjara dan maksimal seumur hidup.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00