Polresta Samarinda Berhasil Ungkap 5 Kasus Narkoba Dalam Waktu Sepekan

KBRN, Samarinda : Polresta Samarinda berhasil mengungkap sebanyak 5 kasus Tindak Pidana Peredaran Gelap Narkotika dalam 1 pekan terakhir sejak tanggal 9 Februari 2020 lalu. Dari kelima kasus tersebut ditemukan barang bukti dengan berat keseluruhan hampir mencapai kurang lebih 3 kilogram sabu dan 1,015 pil ekstasi.

Modusnya pun beragam, beberapa diantaranya seperti transaksi yang dilakukan di wilayah semak-semak dekat tempat pengisian bahan bakar dengan barang bukti sabu seberat 2.066,5 kg, hingga jual beli lintas negara malaysia yang dijual ke wilayah Samarinda dengan barang bukti 902,3 kg sabu.

Melalui penangkapan ini telah terjaring sebanyak 9 orang pelaku yang sudah diamankan pihak Polresta Samarinda, hal itu dikatakan Kapolda Kaltim Irjen Pol Muktiono saat Press Release di Mapolresta Samarinda Sabtu (15/2/2020) pagi. Muktiono mengatakan hasil pengungkapan ini menjadi sebuah bukti dan komitmen pihak kepolisian yang secara tegas terus memerangi narkoba,  pihaknya akan terus melakukan pengembangan hingga ke bandar utama.

"Ada sembilan orang, ini komitmen kita secara tegas terus menerus untuk memerangi narkoba di Kalimantan Timur khususnya Samarinda mudah-mudahan ini bisa kembangkan nanti sampai ke bandar bandar utama atau pelaku lainnya" kata Muktiono

Lebih lanjut Muktiono menuturkan, sejak awal tahun 2020 pihaknya sudah berhasil meringkus sebanyak 42 pelaku peredaran narkoba. Narkotika yang diamankan dari para pelaku juga terbilang sangat besar. 

Kapolda Kalimantan Timur itu menerangkan sejak awal tahun 2020,  sudah kurang lebih 15 kilogram narkotika jenis sabu yang berhasil gagalkan peredarannya termasuk di Kota Tepian. Dirinya pun tak menampik bahwa Kaltim, khususnya Samarinda menjadi target narkoba asal negara tetangga yakni Malaysia.

Peredarannya pun kerap melalui jalur darat, salah satu yang menjadi pintu masuknya ialah melalui Jalan Poros Samarinda - Bontang. Menanggapi persoalan ini pihaknya kedepan akan terus meningkatkan pengamanan di wilayah perbatasan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00