Polresta Samarinda Gelar Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Berencana

KBRN, Samarinda : Jajaran Satuan Reserse Kriminal Polresta Samarinda menggelar rekonstruksi pembunuhan berencana yang diduga dilakukan oleh Didi Harto (24) terhadap Jumriansyah (42) bertempat di Fly Over Jembatan Mahakam IV, Kamis (2/1/2020) siang.

Terdapat sebanyak 11 adegan rekonstruksi yang dilakukan oleh pelaku, pada adegan ke 10, korban Jumriansyah terkapar di pinggir jalan setelah ditusuk oleh pelaku. Kapolres Samarinda Kombes Pol Arif Budiman disela pra rekonstruksi menjelaskan kasus penusukan ini merupakan pembunuhan berencana.

“Ya jelas ini adalah pembunuhan berencana karna kolo kita lihat dari kronologis permulaannya si tersangka (Didi) sudah berhubungan komunikasi dengan korban, beberapa jam sebelum kejadian yang bersangkutan sudah melakukan komunikasi dalam bentuk telfon ya” ungkap Arif

Berdasarkan kronologi Didi menusuk korban Jumriansyah sebanyak tiga kali terdiri dua kali bagian dada dan satu kali bagian punggung pada Senin 30 Desember 2019.  Arif membeberkan pelaku Didi telah membuat janji dengan korban Jumriansyah bertemu di Fly Over Jembatan Mahakam IV.

Keduanya bertemu untuk menyelesaikan masalah pribadi antar mereka. Pemeriksaan sementara oleh kepolisian, tersangka Didi juga telah menyiapkan senjata tajam badik dari rumah yang digunakan untuk menghabisi nyawa korban. 

Atas pebuatannya tersebut pelaku terancam dikenakan pasal 340 subsider pasal 338 dan pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman minimal 15 tahun penjara. 

Sementara itu, salah satu saksi yang ikut gelar rekonstruksi pembunuhan ini, Gianto mengaku badik sudah ada ditangan pelaku Didi yang memegang korban.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Samarinda Kompol Damus Asa mengatakan motif dendam pelaku menghabisi korban Jumriansyah ada hubungan dengan masalah rumah tangga. Pelaku menduga korban telah mengganggu istrinya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00