Perebutan Lahan Sebabkan 6 Korban dan 1 Tewas, Pelaku Diamankan Polisi

KBRN, Samarinda : Jajaran Satuan Reserse Kriminal Polresta Samarinda bersama Jatanras Polda Kaltim dan Polsek Palaran, berhasil meringkus seorang pria bernama Ardiansyah (52). AS diduga sebagai pelaku pembunuhan terhadap korban berinisial BR yang tewas akibat bentrok perebutan lahan di Kelurahan Handil Bakti, Kecamatan Palaran, pada Sabtu 10 April 2021 sekitar pukul 7.30 WITA pagi.

Hal itu disampaikan Kapolresta Samarinda Kombespol Arif Budiman saat Press Rilis Kamis (14/4/2021) dikantornya. Dari kejadian tersebut arif mengungkapkan, terdapat 6 korban luka dan 1 diantaranya dinyatakan meninggal dunia. Satu korban tersebut tewas akibat tembakan senapan rakitan dari pelaku.

“Dari 6 orang itu satu meninggal dunia, penyebabnya adalah peluru dari senapan rakitan atau penabur ya, yang dilakukan oleh sodara ardiansyah, dan yang lain 5 korban masih dirumah sakit, Alhamdulillah sudah dikeluarkan pelurunya” kata Arif

Lebih lanjut arif menuturkan, bentrokan tersebut terjadi dikarenakan masyarakat di Kelurahan Handil Bakti yang diduga tanahnya diserobot membakar lahan atau pondok milik kelompok tani empang jaya. Hal itulah yang menjadi motif pelaku membubarkan warga dengan cara menembak dengan senjata senapan rakitannya.

Polisi hingga kini masih mendalami kasus tersebut bagaimana status kepemilikan lahan yang disengketakan antara kelompok tani dengan masyarakat.

Atas perbuatannya tersebut pelaku dikenakan pasal 340 subsider pasar 338 KUHP dengan ancaman hukuman 15 hingga 20 tahun penjara.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00