Ketua PN Kubar: Jangan Coba-Coba Suap Hakim dan Pegawai Pengadilan

KBRN, Sendawar : Ketua Pengadilan Negeri Kutai Barat Kelas II Jemmy Tanjung Utama mewanti-wanti semua pihak agar tidak pernah melakukan pendekatan apalagi berniat menyuap jajaran pengadilan.

“Sesuai dengan Surat Mahkamah Agung RI Nomor 17 Tahun 2019 tentang larangan menerima gratifikasi, dimohon baik penuntut umum, penasihat hukum dan terdakwa, keluarga terdakwa maupun kita semua dimohon untuk tidak melakukan pendekatan kepada kami,” ujar Jemmy saat memimpin sidang kasus pemalsuan surat kendaraan di kantor PN Kubar Kamis (15/4/2021).

Baca Juga: Terdakwa Kasus Mobil Bodong Jalani Sidang Perdana di PN Kubar

Baca Juga: Kejari Kubar Tetapkan Dua Pejabat BPBD Jadi Tersangka Kasus Korupsi DBH-DR

Peringatan itu disampaikan Jemmy agar masyarakat mendukung upaya reformasi birokrasi di tubuh Lembaga Yudikatif tersebut.

“Karena kami ingin Pengadilan Negeri Kutai Barat dipercaya oleh masyarakat,” katanya.

Menurutnya pendekatan kepada jajaran PN bisa mempengaruhi integritas insan pengadilan. Baik ketua pengadilan, hakim-hakim, panitera, juru sita maupun sekertaris, kasubag dan seluruh ASN termasuk keluarga besar di Pengadilan Negeri.

“Maupun (berteman) di media sosial kami mohon tidak melakukan pendekatan. Tolong bantu kami untuk menjaga integritas kami dengan tidak memberikan gratifikasi (hadiah) ataupun menjanjikan gratifikasi,” lanjut Hakim yang pernah bertugas Nabire Papua dan Kupang Nusa Tenggara Timur ini.

Ia menegaskan jika ketahuan ada yang mencoba memberikan gratifikasi atau hadiah apapun maka akan dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) maupun pengawas internal.

“Misalnya ada pikiran, ah yang pentingkan tidak ada yang tahu kami bisa secara aktif melaporkan perbuatan tersebut. Selain pada Lembaga intenal kami badan pengawas Mahkamah Agung juga ke KPK.

Karena kami ingin pengadilan Negeri Kutai Barat bisa dipercaya. Jamannya sudah berubah. Perlu digarisbawahi jamannya sudah berubah,” tutur Jemmy Tanjung Utama.

Ia memastikan seluruh korps PN Kubar tetap menjaga integritas demi mewujudkan peradilan yang bebas dari korupsi kolusi dan nepotisme.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00