Wabub Berau Jelaskan Soal Tambang di Bumi Batiwakal

KRBN, Samarinda : Wakil Bupati Berau Gamalis merasa resah dengan praktik pertambangan batu bara ilegal di wilayahnya.

Pertambangan ilegal dianggap berdampak negatif terhadap pelestarian lingkungan di Berau. Bahkan sejumlah masyarakat juga menolak adanya pertambangan ini.

Gamalis mengungkapkan tambang ilegal di Berau dilakukan terang-terangan di sekitar lokasi pemukiman warga. Selain aktivitas pembukaan lahan, kegiatan pengangkutan batu bara juga dilaksanakan tanpa mengenal waktu.

Dirinya meminta kepada Pemerintah Pusat agar Pemerintah Daerah bisa diberi kewenangan sebagai pengawas pertambangan, karena menurutnya aturan saat ini Pemda Berau tidak diperbolehkan untuk menindak terkait dengan adanya pertambangan pada lokasi dekat area warga.

“Sekarang itu kan atura di pusat, kami tidak bisa apa-apa lagi dan mereka semakin menjadi jadi mengeruk terus. Sekarang yang terjadi kerusakan lingkungan dimana-mana, tanah yang hijau menjadi tandus dan ini daerah kita yang dirusak, terlebih soal jalan yang jadi rusak juga,”kata Gamalis saat berkunjung ke RRI Samarinda, Sabtu (2/7/2022).

Orang nomor dua di Berau ini juga menjelaskan hingga saat ini tidak ada upaya reklamasi pasca tambang oleh sejumlah perusahaan yang menggali hitam emas tersebut. Ia berharap agar kedepan dengan adanya perpindahan Ibukota Negara ke Kaltim dapat memberikan pengaruh positif untuk regulasi penambangan di wilayah bumi etam.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar