Kaltim Cegah Pemanasan Global Lewat Proklim

Aktivitas Masyarakat Berladang.jpg

KBRN, Samarinda : Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI menargetkan hingga di tahun 2024, Indonesia memiliki sedikitnya 20.000 Desa/ Kampung sebagai lokasi pelaksanaanProgram Kampung Iklim (ProKlim).

”ProKlim merupakan bentuk aksi nyata untuk mewujudkan ketahanan iklim dan gaya hidup rendah emisi gas rumah kaca di tingkat tapak, melalui pelaksanaan aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim,” ujar Menteri LHK Siti Nurbaya seperti RRI kutip dalam siaran pers melalui kanal resmi ppid.menlhk.go.id Jumat (24/06/2022).

Bagaimana dengan Provinsi Kalimantan Timur ? Kepala Bidang Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Timur Rudiansyah kepada RRI menjelaskan pelibatan masyarakat di tingkat tapak, baik di level desa, dusun, dan kampung merupakan strategi Pemerintah untuk mengendalikan perubahan iklim.

Rudi menambahkan Pemprov Kaltim bersama Pemda Kabupaten/Kota telah bersepakat menetapkan sebanyak 200 desa Proklim hingga di tahun 2030 mendatang.

"Sekarang sudah ada 70 desa, jadi kami masih punya PR untuk membentuk sekitar 130 Proklim sampai di tahun 2030 nanti," ungkapnya dihubungi melalui telepon seluler.

Pelaksanaan Proklim secara khusus meningkatkan keterlibatan Kepala Desa dan masyarakat  untuk melakukan penguatan kapasitas adaptasi terhadap dampak perubahan iklim. 

Tidak hanya pengelolaan hutan mangrove juga hutan adat yang memfokuskan diri untuk mempersiapkan warga agar memiliki ketahanan iklim.

"Meski aktivitas produksi tinggi namun kegiatan ekonomi rakyat tetap mengutamakan upaya konservasi", pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar