Sungai Mahakam Meluap, Kampung Muyub Ilir Dikepung Banjir

Banjir Muyub Ilir

KBRN, Sendawar : Kampung Muyub Ilir kecamatan Tering Kabupaten Kutai Barat kini jadi terisolasi akibat dikepung banjir sejak Jumat (21/1/2022) hingga Senin (24/1/2022).

Kepala kampung Muyub Ilir Fiktolius Tatol mengatakan, banjir di wilayah tersebut terjadi akibat meluapnya sungai Mahakam.

"Ini karena hujan dan sungai Mahakam Meluap dari hari Jumat itu," katanya.

Ketinggian air untuk area Kampung antara 50-70 cm. Namun ada tiga titik di jalan masuk kampung airnya mencapi 1,5 meter. Akibatnya warga tidak bisa keluar masuk.

Bahkan untuk ke ladang atau berbelanja ke ibu kota juga makin sulit.

"Banjir ini sangat terganggu, masalahnya yang ke kebun juga tidak bisa nores. Ke pasar juga susah Akses jalan kita banjir semua jadi terputus," ungkap Fiktolius.

Pantauan rri.co.id di lapangan, banjir luapan sungai Mahakam itu sampai menutup jembatan kayu di pintu masuk kampung. Meski begitu masih ada warga yang nekat mendorong Motor di tengah banjir Sepinggan orang dewasa tersebut.

"Karena mereka ada kebutuhan mendesak mau tidak mau ya paksa aja," lanjutnya.

Caption

Beruntung Pemerintah kampung sudah membangun jembatan di belakang kampung agar aktivitas warga tetap berjalan.

Sementara itu meskipun kebanjiran, warga belum ada yang mengungsi.

"Banjir seperti ini masih relatif normal lah. Kebetulan rumah warga disini rata-rata rumah panggung semua," ujar Fiktolius.

Dia menambahkan kampung dengan 694 jiwa dari 211 kepala keluarga itu memang kerap dilanda banjir. Bahkan setahun bisa dua sampai tiga kali banjir. Hanya saja belum ada banjir yang berminggu minggu.

"Kadangkala empat sampai lima hari sudah surut. Makanya ini masih normal bagi warga disini," tandas dia.

Sementara ditanya soal anggaran darurat Fiktolius mengaku belum disiapkan.

"Kalau anggaran tanggap darurat kami memang tidak menyiapkan. Kalau bantuan kita belum laporkan ke camat atau kabupaten," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar