Hadapi Isu Pemanasan Global, Kebijakan Pemerintah Diharapkan Lebih Ramah Lingkungan

KBRN, Samarinda : Pemansan Global merupakan peristiwa meningkatnya suhu permukaan bumi secara global. Adanya pemanasan global tentu sangat mempengaruhi alam dan juga keberlangsungan hidup para makhluk di dalamnya.

Terjadinya efek rumah kaca bersumber dari aktivitas manusia, seperti pembakaran limbah pabrik, pembakaran sampah, asap kendaraan bermotor, pembakaran lahan dan lain sebagainya. Hal ini pun akan berdampak terhadap cuaca ekstrim kedepan.

Pengamat Lingkungan Samarinda Maulana Yudhistira mengatakan, beberapa tahun terakhir ini prakiraan cuaca agak sulit untuk diprediksi dikarenakan fenomena cuaca ekstrim akibat pemanasan global.

Untuk itu perlu adanya upaya pencegahan secara global karna ini juga menjadi isu dunia. Selain itu untuk di daerah sendiri baik pemerintah maupun perusahaan swasta diharapkan bisa membuat kebijakan atau regulasi yang ramah lingkungan guna melindungi sumber daya atau lingkungan sekitarnya agar tidak berdampak buruk bagi masyarakat.

“Peran pemerintah sangat besar karna mereka yang punya kemampuan untuk merubah aturan atau sistem yang saat ini belum ramah lingkungan” tutur Yudhis

Sebenarnya saat ini pemerintah sendiri khususnya di Kaltim satu-satunya yang memiliki dewan perubahan iklim dan kebijakan ini mengarah terhadap upaya perbaikan iklim, akan tetapi dilapangan menurut yudis masih terdapat kebijakan yang bertolak belakang dimana munculnya pabrik semen yang muncul hingga tambang-tambang illegal yang marak ditengah masyarakat yang tidak ditindak. Hal ini malah bertolak belakang dengan tujuan pemerintah untuk perbaikan iklim.

Untuk itu menrutnya pemerintah kedepan diharapkan bisa lebih tegas menindak kerusakan terjadi melalui kebijakan yang nyata terhadap lingkungan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar