Banjir di Long Kali Paser Meluas Hingga Penajam Paser Utara (PPU).

KBRN, Samarinda: Banjir yang terjadi di Kabupaten Paser Kalimantan Timur dan merendam 3 Kecamatan sejak 3 Oktober 2021, semakin meluas. Dikabarkan, Kecamatan Long Kali menjadi daerah terparah akibat tingginya curah hujan beberapa hari terkahir yang memicu Sungai Kandilo dan Sungai Sakerau meluap dan tidak mampu menahan debit air.

Akibat luapan air dari banijir yang terjadi di Kecamatan Longkali Kabupaten Paser ini, telah berdampak pula pada Kabupaten Penajam Paser Utara.

Berdasarkan laporan Pusdalops BPBD Penajam Paser Utara (PPU) yang dikirimkan melalui group WhatsApp Kolaborasi Satuan Handal,  pada hari Kamis (07/10/2021), terjadi peningkatan TMA di area perbatasan Desa Sumber Sari (Kab. PPU) dan Sebakung 5 Kab. Paser  serta melebar ke area Persawahan di Desa Gunung Mulia (Kab. PPU). Semnetara pada Jumat (8/10/2021) terjadi peningkatan debit air dengan Tinggi Muka Air (TMA) di area badan jalan di area persawahan mencapai  -+ 20 CM.

Pada hari ini Sabtu (9/10/2021) Tinggi Muka Air (TMA) masih terjadi peningkatan TMA di halaman rumah warga khususnya yang berada  di RT. 08, RT. 09 dan RT. 11 Desa Sumber Sari mencapai 50 cm  dan cenderung terus meningkat dan pada beberapa rumah air sudah mulai masuk .

Dari data sementara Pusdalops BPBD Kaltim, adapun warga yang terdampak banjir  di Desa Sumber Sari Kecamatan Babulu Kabupaten Penajam Paser Utara hingga hari ini sudah mencapai 202 KK terdiri dari 658 jiwa dengan rincian RT. 08 = 60 KK : 177 Jiwa , RT. 09 = 33 KK : 111 Jiwa, RT. 10 = 28 KK : 90 Jiwa, RT. 11 = 38 KK : 121 Jiwa, RT. 12 = 23 KK : 89 Jiwa dan RT. 14 = 20 KK : 70 Jiwa.

Pusdalops BPBD Penajam Paser Utara (PPU) bersama tim langsung bergerak ke lokasi dan berkoordinasi dengan semua unsur terkait. Bersama-sama Tim gabungan di lapangan melakukan pendataan dan mengevakuasi warga dan hewan ternak warga yang terdampak banjir.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00