22 Januari 2022, Satu Dekade Hari Pejalan Kaki Nasional

Source : Instagram Koalisi Pejalan Kaki

KBRN, Samarinda: Sepuluh tahun yang lalu, mobil yang dikendarai Afriyani Susanti dari arah Hotel Borobudur di Lapangan Banteng oleng di depan Gedung Kemendag, kawasan Tugu Tani, Jakarta Pusat, lalu menabrak pejalan kaki di trotoar, serta merusak halte bus di depan Gedung Kemendag.

Kecelakaan lalu-lintas maut sekaligus tragis itu terjadi di halte bis persis di depan Kantor Kementerian Perdagangan, Jalan Mohammad Ridwan, dekat kawasan Patung Pahlawan (banyak orang mengenalnya sebagai Tugu Tani), Jakarta Pusat. Peristiwa itulah yang mendasari penetapan tanggal 22 Januari sebagai hari Pejalan Kaki Nasional.

Hari Pejalan Kaki Nasional ini ditetapkan oleh Koalisi Pejalan Kaki untuk mengenang peristiwa kecelakaan di kawasan Tugu Tani, Jakarta Pusat pada 22 Januari 2012 yang menewaskan sembilan orang pejalan kaki.

Dilansir dari tirto, menurut Global Health Report on Road Safety 2018 yang dikeluarkan WHO, di tahun 2016 jumlah korban meninggal akibat kecelakaan lalu lintas mencapai 31.282 orang. Dari jumlah tersebut, pejalan kaki menempati urutan kedua korban terbanyak yang meninggal akibat kecelakaan lalu lintas, setelah sepeda motor yang berada di urutan pertama yang mencapai 74 persen.

Dari akun instagram @koalisipejalankaki mengatakan perayaan satu dekade Hari Pejalan Kaki Nasional ini akan diisi dengan kegiatan Tamasya Trotoar dan Renungan pada Sabtu (22/01/2022) sore hari. Puncak kegiatan dipusatkan di Halte Tugu Tani Jakarta dan berakhir di Riverside sebelah stasiun BNI City.

Kegiatan ini tidak hanya dilaksanakan di Jakarta, namun juga serentak di Surabaya, Semarang, dan Yogyakarta

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar