26 September Peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia dan Sejarahnya

Foto :

KBRN, Samarinda: Peringatan  Hari kontrasepsi  bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya  penggunaan  kontrasepsi dan mengupayakan genersai muda untuk mendapatkan informasi tentang kesehatan reproduksi dan kesehatan seksual. Kontrsepsi sendiri merupakan metode cara mencegah kehamilan. Melansir CNN,

Kampanye  Hari kontrasepsi  Sedunia Atau  World Contraception Day (WCD) pertama di luncurkan di seluruh dunia pada tanggal 26 September 2007.

Hari Kontrasepsi Sedunia atau World Contraception Day yang diperingati setiap 26 September 2021. Pada tahun ini, Hari Kontrasepsi Sedunia menyoroti dampak negatif pandemi Covid-19 pada kontrasepsi. "Pandemi Covid-19 telah berdampak negatif terhadap kesejahteraan perempuan dalam berbagai cara, termasuk kontrasepsi, keluarga berencana, dan kekerasan berbasis gender," tulis situs World Contraception Day.

Data mencatat, lebih dari jutaan kehamilan yang tidak diinginkan terjadi dalam enam bulan pertama lockdown atau saat kasus Covid-19 meningkat di seluruh dunia. Selain itu, sebanyak 500 ribu perempuan terpaksa menikah dan 31 juta tambahan kasus kekerasan berbasis gender terjadi.

Oleh karena itu, Hari Kontrasepsi Sedunia mengajak setiap orang untuk dapat memahami penggunaan kontrasepsi dan seks yang aman untuk mencegah kehamilan yang tidak terencana. Pendidikan mengenai keluarga berencana juga perlu ditingkatkan.

"Di bawah hukum hak asasi manusia internasional, negara harus memastikan layanan kesehatan seksual dan reproduksi, termasuk bentuk kontrasepsi modern, dan informasi dan pendidikan tentang keluarga berencana," tulis PBB di situs resmi mereka.

Kontrasepsi memungkinkan keluarga untuk merencanakan kehamilan dan mengatur jarak anak. Kontrasepsi juga dapat meningkatkan peluang ekonomi bagi perempuan.

Referensi : https.//www.cnnindonesia.com

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00