Di Kukar Per RT di Guyur Rp. 50 Juta , atas program Dedikasi Kukar Idaman

Ilustrasi Program Bantuan 50 Juta Per RT di Kukar (Dok Ist)

KBRN, Kukar  : Program Kutai Kartanegara Inovasi, Berdaya Saing, dan Mandiri (Kukar Idaman) Rp 50 juta per RT telah diluncurkan, digelar di Halaman Parkir Stadion Rondong Demang Akhir Juni 2022 lalu.

Peluncuran program tersebut, sebagai salah satu dedikasi komitmen mewujudkan Kukar Idama, Peluncuran atau launching ditandai dengan penyerahan simbolis Surat Penyediaan Dana (SPD) untuk RT di wilayah kelurahan dan Surat Perintah Pembayaran Dana (SP2D) untuk RT di wilayah desa, oleh Bupati Edi Damansyah dan Wabup Rendi Solihin.

Bupati Edi Damansyah mengungkapkan program 50 juta per RT merupakan salah satu program yang dialokasikan melalui kebijakan Bantuan Keuangan Kepada Desa (BKKD). Ditetapkan melalui Perbup Nomor 63 Tahun 2021, dengan tujuan untuk memberikan porsi kebijakan berskala lokal tingkat RT dalam mengatur pembangunan, pemberdayaan dan pembinaan di lingkungannya yang terintegrasi dengan pembangunan desa/kelurahan dan Pemerintah Kabupaten pada umumnya.

 "Jadi untuk jenis kegiatan yang ditentukan dalam program ini, di antaranya merupakan hasil kunjungan kami ke lapangan di seluruh wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara, antara lain seperti kebijakan penganggaran kendaraan operasional, kegiatan gotong royong, atau kegiatan keagamaan di lingkungan RT," kata Bupati Edi Damansyah.

 Bupati Edi meminta, jangan salah tafsirkan program ini, bahwa program 50 juta per RT bukan berupa dana segar, namun dalam bentuk program dan kegiatan di lingkungan RT. 

 Dalam pelaksanaannya, dilakukan gotong royong melibatkan masyarakat, sedangkan pelaksanaan dengan pola padat karya prioritas melibatkan warga berpenghasilan rendah.

"Jadi ini bukan uang cash, jadi ini program berbasis RT pagu dananya 50 juta per RT," jelas Edi.

  Edi juga meminta kepada seluruh ketua RT agar dapat memanfaatkan dana program ini untuk mengatasi permasalahan yang ada di masing-masing RT.

Program 50 juta per RT disebutkan peruntukannya antara lain, operasional RT berupa pengadaan kendaraan, operasional pendataan administrasi kependudukan, pembuatan peta profil desa, pelatihan pembangunan skala kecil di wilayah RT.

 Khusus tahun pertama program ini, Edi meminta kebijakan pengadaan kendaraan operasional agar dapat dilakukan segera oleh desa, dengan menggunakan regulasi peraturan bupati (perbup) yang mengatur pengadaan barang/jasa di desa, yakni Perbup Nomor 5 Tahun 2020. 

Dari data Pemkab Kukar, Jumlah RT di Kukar sebanyak 3.134 RT, dengan rincian 2.336 RT di 193 desa dan 798 RT di 44 kelurahan. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar