Peletakan Batu pertama IKN Juli ini, Telan Anggaran Rp. 43 Triliun hingga 2024

Presiden dan jajaran Mentri di IKN Nusantara (Dok Setneg RI)

KBRN, PPU : Groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan di IKN Nusantara diperkirakan mulai tengah tahun.

Gubernur Kaltim, Isran Noor sendiri menyebut bahwa peletakan batu pertama ini dilakukan pada Juli 2022 oleh Presiden RI  Joko Widodo langsung.

Sementara, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, dibutuhkan anggaran Rp 43,73 triliun dari tahun 2022-2024  untuk membangun infrastruktur dasar di ibu kota negara (IKN) Nusantara.

Basuki menjelaskan, pihaknya telah menyurati menteri keuangan terkait kebutuhan dana pembangunan IKN sebesar Rp 5 triliun. Saat ini pun sudah ada sejumlah proyek yang dalam proses lelang.

Dengan demikian, usulan pendanaan Rp 5 triliun kemungkinan hanya akan diserap Rp 4,3 triliun.

"Ada beberapa yang sudah lelang di Cipta Karya, ada yang lelang Juni ini. Kemungkinan tidak akan menyerap Rp 5 triliun, tapi sekitar Rp 4,3 triliun. Tapi semua keseluruhan sampai 2024 sekitar Rp 43,73 triliun, ini juga disiapkan  Daftar Isian Pagu Anggaran DIPA-nya," katanya di IKN Nusantara Belum lama ini.

Namun, Basuki menegaskan, Kementerian PUPR hanya bertugas membangun infrastruktur dasar di ibu kota baru.

"Kami hanya menangani beberapa pekerjaan prasarana dasar, yaitu jalan tol, jalan nasional, kantor presiden, kantor wapres, kantor-kantor kementerian koordinator dan Kementerian Sekretaris Negara," katanya.

Ditanya peletakan batu pertama  Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono menerangkan bahwa peletakan batu pertama sendiri dilakukan menyesuaikan arahan Presiden Jokowi.

"Kalau groundbreaking tergantung Pak Presiden, tapi yang jelas, ini sudah mulai kerja. Jadi tidak hanya wacana," ucap Basuki

Presiden Ke IKN Nusantara (Dok Setneg RI)

Selain itu, Kementerian PUPR bertugas untuk pengerjaan air baku dan drainase.Pembangunan tahap awal Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) di Ibu Kota Nusantara ditargetkan selesai pada tahun 2024.

Pembangunan KIPP IKN direncanakan terbagi menjadi empat zona, yaitu Zona 1A, Zona 1B, Zona 2, dan Zona 3.Zona 1A dan 1B sendiri akan menjadi titik lokasi pembangunan Istana Kepresidenan dan beberapa kantor kementerian.

Sementara zona lainnya masih dalam tahap perencanaan. Kementerian PUPR menyatakan, pembangunan fisik Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara akan dimulai pada awal semester II 2022 agar bisa memenuhi target pada 16 Agustus 2024 pusat pemerintahan telah berada di Nusantara.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar